Hilang Sejak Agustus, Warga Nusa Penida Ditemukan Tinggal Kerangka di Perbukitan Banjar Ampel

PERSONEL Polsek Nusa Penida melakukan pengamanan di lokasi penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Banjar Ampel, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Klungkung. Foto: ist
PERSONEL Polsek Nusa Penida melakukan pengamanan di lokasi penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Banjar Ampel, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Klungkung. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, KLUNGKUNG – Warga Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, digegerkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perbukitan Banjar Ampel, Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Kerangka tersebut dipastikan merupakan jasad I Nyoman Selir, warga yang dilaporkan hilang sejak Agustus 2026.

Penemuan tersebut bermula saat dua warga setempat, Wayan Tarka (58) dan Ni Wayan Murniati (57), sedang mencari kayu bakar di lahan milik I Wayan Murah di daerah perbukitan Banjar Ampel. Saat beraktivitas, kedua saksi menemukan kain (kamben), pakaian, ember, serta tengkorak kepala manusia.

Read More

Mendapati temuan itu, Wayan Tarka langsung menuju Banjar Semaya untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada Bendesa Adat Semaya, I Gede Hendra Novayana. Pihak Desa Adat kemudian melaporkan penemuan kerangka ini ke Polsek Nusa Penida sekitar pukul 16.00 WITA.

Sebelumnya, korban I Nyoman Selir dilaporkan pergi meninggalkan rumah menuju pemandian umum pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 08.00 WITA dan tidak kunjung kembali. Saat itu, Tim SAR Gabungan bersama kepolisian dan warga telah melakukan pencarian intensif, namun keberadaan korban tidak membuahkan hasil.

Informasi penemuan kerangka ini juga langsung disampaikan kepada keluarga korban. Sekitar pukul 15.30 WITA, pihak keluarga tiba di lokasi kejadian (TKP) dan menemukan tulang belulang korban dalam kondisi berserakan. Cucu korban, I Made Kumara Jaya, bersama keluarga kemudian mengumpulkan kerangka tersebut.

Selanjutnya, pada pukul 17.40 WITA, Tim Gabungan yang terdiri atas Polsek Nusa Penida, Basarnas, Pos AL, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan krama Desa Adat tiba di TKP untuk melakukan pengamanan serta verifikasi.

Kepastian bahwa kerangka tersebut merupakan jasad I Nyoman Selir dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga. Mereka mengenali barang-barang yang ditemukan di lokasi—seperti kamben, pakaian, dan ember—merupakan barang yang dibawa korban saat terakhir kali pergi meninggalkan rumah.

Korban diperkirakan berjalan kaki dari Banjar Semaya ke arah selatan melewati area perbukitan Bukit Rempaan Banjar Ampel hingga tersesat dan meninggal dunia.

Sebelum dievakuasi ke Setra Desa Adat Semaya untuk dimakamkan, pihak keluarga terlebih dahulu menggelar prosesi upacara pembersihan (pembersihan/pengulapan) tulang di lokasi kejadian pada pukul 19.00 WITA. Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah. baw

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.