POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Final Liga Perseden 2026 Kategori Senior, antara Pespa Padangsambian dengan Guntur FC berlangsung dalam tensi tinggi sejak kick off hingga akhir laga, di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Minggu (4/10/2026) sore.
Pada laga tersebut, Pespa akhirnya keluar sebagai juara setelah mengungguli Guntur FC dengan skor 3-1. Nengah Sulendra dan kawan-kawan tampak sangat kecewa dengan kekalahan timnya. Sampai-sampai Owner Guntur FC, Anak Agung Alit Wiartha buru-buru turun dari tribun penonton, untuk menenangkan para pemainnya.
”Sudah…, sudah, kita harus terima kekalahan ini dengan lapang dada. Dalam sebuah pertandingan apalagi sudah final, memang harus ada yang menang dan kalah. Sudahlah…, kita ulang lagi tahun depan,” seru pria yang akrab disapa Gung Guntur ini.
Sementara Pelatih Guntur FC Komang Mariawan masih uring-uringan dengan kepemimpinan Wasit yang memimpin laga tersebut Nengah Jati Artawan. ”Terutama gol pertama Pespa, dari mana datangnya penalti itu,” ketus Mariawan yang diamini Manajer Tim Guntur FC, Made Pasek Alit.
Gung Guntur menambahkan, sebenarnya jalannya pertandingan cukup seimbang. Timnya juga dinilai tampil cukup impresif, terbukti mampu unggul duluan. ”Namun pada kenyataannya, skor akhir memberi kemenangan untuk lawan. Ini artinya keberuntungan belum memihak kita,” ucapnya di depan para pemainnya.
Ia juga mengingatkan tujuan sesungguhnya Liga Perseden 2026. Selain sebagai wadah pembinaan pemain berkelanjutan, juga menjadi ajang seleksi untuk tim senior Perseden untuk menghadapi Liga 3 (Liga Nusantara) yang akan berlangsung sekitar akhir Oktober ini.
”Jadi mari kita akhiri laga final Liga Perseden 2026 dengan kepala jernih. Kekalahan dalam sebuah pertandingan final memang menyakikan, tetapi kita harus bisa menerima kekalahan itu dengan kepala dingin, demi nama besar Perseden,” pungkasnya. yes
























