Redam Perlawanan Sengit Guntur FC, Pespa Padangsambian Juara Liga Senior Perseden 2026

USAI menyerahkan piala, piagam dan hadiah uang pembinaan, Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Ketua Umum KONI Denpasar Putu Yudi Atmika, Ketua Umum Askot PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, serta Ketua Panpel Made Sukadana Fajar, foto bersama dengan para pemain Pespa Padangasambian FC yang tampil sebagai juara Liga Perseden 2026 Kategori Senior. foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Pespa Padangsambian FC akhirnya tampil sebagai juara Liga Perseden 2026 Kategori Senior, setelah tim besutan Pelatih Nyoman Jumada itu, sukses meredam perlawanan sengit Gunur FC, dengan skor 3-1, pada laga final, di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Minggu (4/10/2026) sore.

Partai pamungkas rangkaian kompetisi yang dimulai awal September lalu itu, disaksikan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngura Jaya Negara dan Ketua Umum KONI Denpasar, Putu Yudi Atmika dan sejumlah jajarannya itu, berlangsung sengit sejak kick off.

Read More

Guntur FC yang ditangani Pelatih Komang Mariawan, sebenarnya memulai laga tersebut dengan sangat baik, bahkan mampu uggul cepat lebih dahulu saat pertandingan bau berjalan 12 menit. Penyerang Gede Sheva Pratama Putra berhasil merobek jala Pespa yang dikawal kiper Komang Adi Wiraguna.

Pespa langsung merespon, dengan tampil lebih menyerang ke jantung pertahanan Guntur yang dijaga kuartet Putu Melka, Tito Ahmad Maulana, putra sang pelatih Christian Albeda Mariawan dan kapten tim Nengah Sulendra.

Upaya keras Pespa akhirnya membuahkan hasil di menit 30, menyusul Wasit Nengah Jati Artawan menunjuk titik putih. Sang kapten Pespa Made ”Mucin” Antha Wijaya yang menjadi algojo sukses memperdaya kiper Guntur FC Ngurah Tyo, sekaligus menyamakan kedudukan 1-1 yang bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, mesin Pespa yang sudah panas langsung berinisiatif menyerang. Hasilnya, baru saja babak kedua berjalan dua menit, langsung berhasil mencetak gol keduanya yang dicetak pemain pengganti Yulius Larsan Holo pada menit ke-47.

Gol Bunuh Diri
Giliran Guntur FC yang tertinggal, kini coba meningkatkan tensi serangannya. Namun berbagai upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil. Mirisnya lagi, saat memburu gol penyama, gawang Ngurah Tyo justru kembali kebobolan.

Lebih menyakitkan lagi, gawang Guntur FC justru dibobol pemain beknya sendiri alias gol bunuh diri yang dilakukan Putu Arya Gita di menit 88. Skor 3-1 untuk Pespa Paspa bertahan sampai peluit panjang.

Dalam pertandingan itu, Wasit Nengah Jati mengeluarkan lima kartu kuning, tiga dantaranya diberikan pemain Pespa Padangsambian; Yulius Larsan Holo, Ida Bagus Bramastha, dan I Komang Aldita Maha Putra. Sementara pemain Guntur FC yang dapat kartu kuning, Polycarpus Patrisio dan Danu Agusta Pratama.

Dengan kekalahan ini, Guntur FC harus puas sebagai runner up (juara dua). Sementara juara ketiga diraih Pors Sanur setelah dalam pertandingan sehari sebelumnya Sabtu (3/10), berhasil mengalahkan POPP Pegok dengan skor 6-0.

Gelar juara yang diraih Pespa Padangsambian, terasa lebih lengkap setelah salah serorang pemainnnya, Gede Angga Pratama Putra meraih trofi sebagai pencetak gol terbanyak (top skor) dengan koleksi 7 gol. Pada laga final itu, ia memang tidak mencetak, tatapi pemain bernomor punggung 16 itu sudah mempunyai tabungan gol dari hasil pertandingan penyisihan grup hingga semifinal.

Dalam laporannya sebelum dilakukan penyerahan piala bagi para pemenang, Ketua Panitia Pelaksana Liga Perseden 2026, I Made Sukadana Fajar mengatakan, kompetisi yang bertujuan sebagai ajang pembinaan ini, berjalan lancar dan aman terkendali.

”Semua ini berkat kerja keras panitia yang kompak dan solid selama pertandingan berlangsung,” ucap Sukadana seraya menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Denpasar atas dukungan penuhnya terhadap event ini, baik moril maupun meteriil.

Selanjutnya Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Ketua Umum KONI Denpasar Putu Yudi Atmika serta Ketua Umum Askot PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyerahkan piala, piagam dan uang pembinaan bagi para pemenang. yes

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.