Eksekutif-DPRD Bangli Bersiap Bahas 15 Ranperda, Empat di Antaranya Inisiatif Dewan

RAPAT antara Bapemperda DPRD Bangli dan eksekutif di Ruang Rapat DPRD Bangli, Kelurahan Kubu, dipimpin Wakil Ketua, I Nyoman Budiada dan I Komang Carles, Kamis (28/4/2022). Foto: ist
RAPAT antara Bapemperda DPRD Bangli dan eksekutif di Ruang Rapat DPRD Bangli, Kelurahan Kubu, dipimpin Wakil Ketua, I Nyoman Budiada dan I Komang Carles, Kamis (28/4/2022). Foto: ist

BANGLI – Eksekutif dan DPRD Bangli pada awal tahun 2022 ini bersiap membahas 15 ranperda, dengan empat ranperda merupakan inisiatif DPRD. Hal tersebut terungkap dalam rapat antara Bapemperda DPRD Bangli dan eksekutif di Ruang Rapat DPRD Bangli, Kelurahan Kubu, dipimpin Wakil Ketua, I Nyoman Budiada dan I Komang Carles, Kamis (28/4/2022).

Ranperda inisiatif DPRD yakni Ranperda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan Pada Kelurahan, Ranperda tentang Hak Protokoler Pimpinan dan Anggota DPRD Bangli, Ranperda tentang Tata Cara Penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah,  dan Ranperda Pengelolaan Air Tanah. Sementara 11 ranperda yang diajukan eksekutif yakni Ranperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, Ranperda Perubahan atas Perda No. 9/2013 tentang RTRW Kabupaten Tahun 2013-2033, Ranperda Penyelengaraan Cadangan Pangan Daerah, Ranperda Pencabutan Perda No. 6/2012 tentang Penyeleggaraan Administrasi Kependudukan, dan Ranperda Retribusi Penggunaan Tanaga Kerja Asing.

Bacaan Lainnya

Kemudian Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah, Ranperda tentang Penyenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah, Ranperda tentang Pembangunan Industri  Kabupaten Bangli Tahun 2022-2042, Ranperda tentang Pengembangan, Penetapan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan;  Ranperda tentang Penetapan Desa Persiapan menjadi Desa Definitif, dan terakhir Ranperda tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Bhukti Mukti Bhakti menjadi Perseroan Daerah Bhukti Mukti Bhakti.

Baca juga :  Kemenangan Giriasa Lampaui Target

Dalam rapat tersebut, anggota DPRD I Nengah Darsama memberi pandangan sebelum diparipurnakan agar diperiksa ulang dasar-dasar pendukung dalam pengajuan, baik secara teknis maupun akademis. Ini akan disampaikan kepada pimpinan untuk dilaksanakan paripurna penyampaian ranperda. “Di sini masih ada beberapa perda yang sudah disahkan kembali diusulkan. Di sini kami akan melaksanakan verifikasi kemungkinan adanya peraturan baru di atasnya, sehingga perlu dicabut,” jelasnya.

I Nyoman Budiada usai rapat menjelaskan, sesuai rapat antara Bapemperda DPRD dan Bapemperda eksekutif, rencananya mereka akan membahas 15 ranperda. “Kami akan kembali melakukan rapat usai liburan hari raya ini, untuk memfinalkan ranperda apa saja yang bisa dilakukan pembahasan,” ucapnya.

Dia memaparkan, dari belasan ranperda itu, ada sejumlah ranperda yang telah diparipurnakan tahun sebelumnya. Salah satunya Ranperda dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli. Selain itu, ada ranperda dari PUPR tentang Retribusi Pembangunan Gedung.  “Tadi kami rapat untuk sinkronisasi apakah ada pengurangan atau penambahan ranperda yang akan dibahas,” terangnya.

Budiada berharap agar pada pertemuan kedua sudah ada keputusan final terkait ranperda yang akan dibahas, baik itu fisiknya maupun kajian akademisnya. “Jadi kami harap, meski libur, pihak Bapemperda eksekutif dan legislatif untuk bekerja untuk finalisasi rancangan perda yang diajukan,” tandasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.