POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Setelah Penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) pada 3 November lalu, Bawaslu Gianyar menyiapkan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) untuk mengawasi tahapan kampanye. Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan; didampingi komisioner Ni Luh Putu Reika Chrisyanti saat membuka rapat koordinasi bersama PKD, Senin (6/11/2023) di Bawaslu Gianyar.
“Kita akan bersiap untuk mengawasi kampanye, untuk itu hal terpenting yang harus kita miliki adalah soliditas, integritas, mentalitas dan profesionalitas atau yang sering disebut dengan SIM-P,” ucapnya.
Hartawan menyampaikan agar jajaran PKD wajib tahu segala kegiatan terkait peserta politik di masing-masing wilayahnya sebagai salah satu bentuk identifikasi. PKD juga dapat menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan, tokoh masyarakat dan tokoh politik di daerahnya sebagai bentuk pencegahan.
Mengingat masa kampanye pada Pemilu 2024 tergolong pendek, mulai 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024, dia minta agar PKD dapat memperkuat soliditas yang terjalin dan meningkatkan komunikasi. “Dengan pendeknya masa kampanye saat ini, tentu akan banyak kegiatan kampanye yang beririsan antara peserta Pemilu di suatu wilayah. Saya ingin soliditas kita semakin diperkuat, dan kita akan memaksimalkan proses pencegahan dan pengawasan kita dengan komunikasi serta koordinasi,” tandasnya.
Ni Luh Putu Reika Chrisyanti menambahkan, para PKD diharap mampu menjaga hak pilih masyarakat yang disesuaikan dengan kearifan lokal dan peta kerawanan wilayah masing-masing. Terutama saat hari pemungutan suara. “Saat pemungutan suara, masyarakat yang datang untuk menggunakan hak pilihnya harus diperhatikan terkait dengan jenis pemilih tersebut. Jangan sampai terdapat kesalahan dalam menggunakan hak pilihnya, hal yang kemungkinan rawan terjadi dan berpotensi menjadi permasalahan,” serunya mengingatkan. adi























