MATARAM – Prediksi Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16, Bambang Mei Finarwanto, bahwa duet Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) tidak berlanjut pada Pilkada NTB 2024, direspons Zulkieflimansyah.
Menurut Zulkieflimansyah, prediksi yang menyebut ada persoalan antara antara dirinya dan Wagub dan berakibat pemerintahan saat ini tidak lanjut ke periode kedua, tidak dapat dibuktikan.
“Sejauh ini antara saya dan Bu Wagub adalah tim yang kompak. Maka terima kasih pada para pihak yang memprediksi saya dan Bu Wagub akan bubar tahun 2024. Sekali lagi, itu enggakbenar, karena kami adalah duet kepala daerah yang solid dalam bekerja selama ini,” tegas Zulkieflimansyah saat dimintai komentar, Kamis (30/9/2021).
Berkata tengah berada di Kabupaten Bima untuk kunjungan kerja bersama sejumlah kepala OPD Pemprov, dia mengaku malas berpolemik terkait pernyataan Bambang Mei Finarwanto tersebut.
“Sudah ya, Insya Allah saya dan Bu Wagub sudah nyaman bekerja selama ini. Doakan kami lanjutkan pemerintahan ini ke depannya,” sambung politisi yang akrab disapa Bang Zul itu.
Sebelumnya, Bambang Mei Finarwanto memprediksi pendukung yang ingin melanjutkan kepemimpinan Zul-Rohmi dua periode di NTB diprediksi akan kecewa. Hal itu setelah Sitti Rohmi Djalilah diangkat menjadi Ketua Nasdem Provinsi NTB, dan itu membuat posisi tawar Rohmi menjadi nomor satu kian kuat.
“Dengan bu Rohmi menjadi ketua partai, saya pikir tak ada alasan untuk melanjutkan paket ini dua periode,” kata Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16, Bambang Mei Finarwanto, Selasa (28/9/2021).
“Saya berani katakan paket Zul-Rohmi ini masa lalu. Sekarang tinggal menuntaskan saja pengabdian, untuk 2024 jalan saja masing-masing,” tandasnya. rul























