BANGLI – Jeda liburan sekolah cukup memberi dampak menggembirakan terhadap kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli. Pelancong yang datang ke Penglipuran belakangan ini didominasi para siswa.
Manajer Pengelola Desa Penglipuran, I Wayan Sumiarta, Jumat (1/7/2022) membenarkan pada masa libur sekolah ini terjadi peningkatan kunjungan sangat signifikan.
“Lonjakan kunjungan terjadi hingga 300 persen lebih dari awal kembali dibukanya Desa Wisata Penglipuran. Kunjungan bisa mencapai 3.000 lebih,” ungkapnya.
Menurut Sumiarta, lonjakan kunjungan dipengaruhi libur panjang sekolah. Sesuai catatan, wisatawan didominasi rombongan siswa sekolah dari luar Bali. Kunjungan wisatawan lokal maupun domestik ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Penglipuran.
Sebagai desa berpredikat terbersih di dunia, dia berharap kunjungan akan terus meningkat. ”Sejak libur sekolah ini mulai kunjungan naik tajam. Sebagian besar bus yang datang membawa rombongan siswa dari luar Bali,” sambungnya.
Meningkatnya kunjungan ke Penglipuran, tuturnya, dimulai pada awal musim liburan. Kunjungan didominasi wisatawan lokal dan domestik, sedangkan untuk wisatawan asing baru mencapai 50 orang.
Tiket masuk ke Desa Wisata Penglipuran masih sama, yakni Rp25 ribu untuk domestik, anak anak Rp15 ribu, sedangkan untuk wisatawan asing Rp50 ribu per orang. gia






















