Wisman Vaksin Lengkap, Karantina Hanya Tiga Hari

PENUMPANG Singapore Airlines yang diarahkan menuju bus yang disediakan setelah melewati serangkaian proses usai landing di Bandara Ngurah Rai, Rabu (16/2/2022). Foto: ist

MANGUPURA – Para penumpang maskapai Singapore Airlines (SQ-938) yang tiba di Bandara Ngurah Rai pada Rabu (16/2/2022), ternyata tidak menerima langsung hasil pemeriksaan Swab Tes PCR yang dilaksanakan di awal kedatangan.

Hasil pemeriksaan akan mereka terima saat berada di hotel bubble tempat mereka menginap. Selain itu, para penumpang/wisatawan yang telah divaksin lengkap menjalani karantina hanya 3 hari yang dihitung mulai hari kedatangan.

Read More

Gubernur Bali, Wayan Koster, menerangkan, hasil pemeriksaan PCR itu memang diarahkan untuk diterima wisatawan di tempat mereka menginap. Hal itu dilakukan agar para wisatawan tidak lama menunggu hasil pemeriksaan.

Selain itu, mereka akan menjalani masa karantina selama 3 hari di hotel bubble tempat mereka menginap. “Saya rasa ini tidak ada masalah. Supaya wisatawan nyaman. Yang penting transportasinya menerapkan prokes yang ketat,” ungkap Koster.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai, Taufan Yudhistira, menerangkan, masa karantina PPLN yang tiba di Bandara Ngurah Rai diatur berdasarkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19. Bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis pertama, mereka diwajibkan melakukan karantina selama 7 x 24 jam.

Sedangkan bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua, mereka akan menjalani karantina selama 5 x 24 jam. Bagi PPLN yang telah menerima vaksin lengkap atau dosis ketiga (booster), hanya menjalani karantina 3 x 24 jam.

Sementara bagi PPLN yang berusia di bawah 18 tahun dan membutuhkan perlindungan khusus, durasi karantina mengikuti ketentuan yang diberlakukan kepada orangtua atau pengasuh/pendamping perjalanannya.

“Jadi karantina 3 hari itu untuk mereka yang sudah melaksanakan vaksin booster. Itu dilakukan mulai hari ini (Rabu, 16 Februari 2022-red),” ucap Taufan.

Selain itu, hasil pemeriksaan PCR saat ini langsung diarahkan ke hotel tempat wisatawan menginap. Dengan demikian, maka mereka tidak akan menunggu hasil pemeriksaan di holding area di Bandara Ngurah Rai.

Setelah melakukan tes PCR di kedatangan, mereka diarahkan untuk dilakukan pemeriksaan bea cukai, kemudian registrasi hotel dan transportasi. Setelah itu mereka akan langsung check out system dan dilanjutkan menuju ke bus pengantar menuju hotel.

Dengan prosedur seperti itu, maka SOP yang diberlakukan kepada penumpang internasional di Bandara Ngurah Rai ke depannya akan mengalami penyesuaian. Kemungkinan holding area di Bandara Ngurah Rai tidak akan lagi disediakan. “Untuk tempat duduk yang kita sediakan di holding area itu ada sekitar 300-an unit,” imbuh Taufan. gay

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.