Bunda PAUD Gianyar Sosialisasi Program Kerja 2026 di Pura Samuantiga

BUNDA PAUD Kabupaten Gianyar sekaligus narasumber, IA Surya Adnyani Mahayastra, menyosialisasikan Program Kerja Bunda PAUD bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Satuan PAUD se-Kabupaten Gianyar tahun 2026, di Wantilan Pura Samuantiga Bedulu, Sabtu (31/1/2026). Foto: ist
BUNDA PAUD Kabupaten Gianyar sekaligus narasumber, IA Surya Adnyani Mahayastra, menyosialisasikan Program Kerja Bunda PAUD bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Satuan PAUD se-Kabupaten Gianyar tahun 2026, di Wantilan Pura Samuantiga Bedulu, Sabtu (31/1/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Bunda PAUD Kabupaten Gianyar menyosialisasikan Program Kerja Bunda PAUD bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Satuan PAUD se-Kabupaten Gianyar tahun 2026, di Wantilan Pura Samuantiga Bedulu, Sabtu (31/1/2026). Sebelum sosialisasi, 1.000 pendidik dan tenaga kependidikan PAUD sembahyang bersama.

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar sekaligus narasumber, IA Surya Adnyani Mahayastra, menjelaskan, Samuantiga dipilih sebagai tempat penyelenggaraan karena merupakan simbol persatuan dan kerukunan. Spirit Samuantiga yang nantinya bisa dibawa ke dunia pendidikan, membangun pendidikan anak usia dini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. “Butuh persatuan antara pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk mencetak generasi emas Gianyar yang berkarakter,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dia menguraikan, Bunda PAUD menginisiasi Dinas Pendidikan dalam melaksanakan program kerja di tahun 2026. Pertama, terkait kesejahteraan, dengan pemberian jasa bagi 839 guru tetap yayasan lembaga PAUD yang diselenggarakan masyarakat. Kedua, dukungan pendidikan tinggi bagi guru, pemerintah daerah berupaya merencanakan penganggaran bantuan biaya pendidikan, khusus untuk guru PAUD, yang sedang menyelesaikan tugas akhir S1 dan S2 bagi Satuan PAUD Negeri.

Ketiga, untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan bebas stunting, program Pemberian Makanan Tambahan akan menyasar 3.300 siswa. Ini mencakup seluruh siswa PAUD Negeri dan siswa kurang mampu di sekolah swasta. Keempat, pakaian seragam gratis, untuk meringankan beban orangtua bagi seluruh siswa PAUD Negeri. Kelima, Beasiswa Siswa Miskin (BSM), anak di Gianyar yang berhenti sekolah karena alasan biaya. Keenam, kegiatan fieldtrip; ketujuh, Program Kegembiraan bagi Anak dengan menyiapkan doorprize alat penunjang pembelajaran untuk 200 anak kurang mampu. Kedelapan, pendidikan karakter sejak dini melalui media cetak yang menarik, dengan menyebarkan komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat kepada Satuan PAUD Negeri sebanyak 1.700 buah.

“Terakhir, penguatan sarana dan prasarana, pemerintah daerah tahun ini menyiapkan anggaran dengan program pemeliharaan gedung sekolah negeri, dan pengadaan alat permainan edukatif berkualitas untuk mendukung kreativitas anak,” beber istri Bupati Made Mahayastra itu.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan memberi pemahaman terkini mengenai mekanisme penyediaan. Juga pemenuhan kebutuhan guru PAUD, mempererat sinergi antara Dinas Pendidikan, Bunda PAUD dari tingkat Kabupaten hingga desa, serta pemerintah desa (perbekel) dalam mendukung kesejahteraan dan ketersediaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

“Pendidikan PAUD merupakan masa emas yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Melalui sosialisasi ini, diharap tercipta pemahaman bersama mengenai mekanisme penyediaan PTK yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” tutupnya. Di akhir acara diserahkan SK Penetapan Penerima Jasa PAUD Swasta, SK PPPK Paruh Waktu, SK Penempatan Tenaga Kependidikan pada TPA Negeri dan KB Negeri Gianyar, dan diakhiri penyerahan sarana penunjang kebersihan kepada prajuru Pura Samuantiga. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses