POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Komitmen Jamkrida Bali dalam melakukan transformasi human capital berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuahkan hasil gemilang. Pada ajang Indonesia Human Capital Brilliance Award 2025, PT Jamkrida Bali Mandara berhasil meraih penghargaan “The Most Brilliant Employee Experience & Wellbeing of The Year 2025 – Regional Champion” dengan predikat tertinggi yaitu Diamond.
Dalam ajang yang sama, Direktur Utama Jamkrida Bali, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, dianugerahi penghargaan “The Most Brilliant CEO in Human Capital Transformation of The Year 2025 – Regional Champion” atas kepemimpinannya dalam mendorong percepatan transformasi human capital berbasis digital dan AI. Selain itu, Gubernur Bali, Wayan Koster, selaku Pembina BUMD Provinsi Bali, turut meraih penghargaan “The Most Brilliant Head of Local Government in Transformation of BUMD Human Capital”.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Jamkrida Bali dalam mengembangkan dan mengimplementasikan berbagai sistem informasi terintegrasi berbasis AI, untuk mendukung proses bisnis, operasional, dan pengelolaan sumber daya manusia secara modern dan adaptif.
Sejumlah sistem unggulan telah dikembangkan, di antaranya Human Resource Information System (HRIS) Jamkrida Bali, Sistem Informasi Manajemen Terintegrasi (SIMT), Sistem Informasi Penjaminan Kredit Online (SIPKO), Host to Host (H2H) Penjaminan KUR, E-Office, Jamkrida Digital Information (JDI), serta Jamkrida Bali Suretyship Online (JSO). Seluruh sistem tersebut memanfaatkan fitur AI untuk meningkatkan efisiensi kerja, akurasi data, kecepatan layanan, serta kualitas pengalaman karyawan dan mitra usaha.
Pemanfaatan AI memungkinkan perusahaan melakukan otomasi proses, analisis data secara realtime, serta pengambilan keputusan yang lebih tepat dan terukur. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan produktivitas, kesejahteraan karyawan, serta kualitas layanan penjaminan kepada masyarakat.
Direktur Utama Jamkrida Bali menyampaikan, capaian ini merupakan hasil transformasi berkelanjutan yang menempatkan teknologi dan human capital sebagai satu kesatuan strategis. “Kami percaya bahwa penguatan sistem berbasis AI adalah kunci untuk menciptakan employee experience yang unggul dan organisasi yang berdaya saing,” ujar Ardhana.
Berlandaskan konsep Ekonomi Kerthi Bali, Jamkrida Bali mengadaptasi konsep transformasi ekonomi yang berakar pada kearifan lokal yang bertujuan menciptakan pembangunan berlandaskan nilai spiritualitas, budaya dan keseimbangan alam. Konsep ini memprioritaskan enam sektor unggulan pertanian organik, kelautan/perikanan, industri budaya, UMKM, ekonomi kreatif/digital dan pariwisata berbasis budaya untuk mewujudkan Bali yang mandiri (berdikari), hijau, dan Tangguh.
Penguatan internal melalui budaya kerja “GAMES” (GCG, Awareness, Measurement, compliancE dan Sustainability), Jamkrida Bali berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi digital dan pemanfaatan AI guna memperkuat peran sebagai BUMD modern, profesional dan berorientasi pada penguatan dan pengembangan UMKM di Provinsi Bali. hen
























