POSMERDEKA.COM, KEDIRI – Setelah ditahan tim papan bawah Semen Padang di kandang, Bali United kembali menuai hasil negatif setelah ditekuk Persik Kediri dengan skor 2-3, dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-19, di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026) sore.
Tiga gol Persik Kediri ditorehkan oleh Jose Enrique Rodriguez di menit ke-29 dan ke-40 serta Adrian Luna di menit ke-45+2. Sedangkan dua gol dari Bali United ditorehkan oleh Boris Kopitovic di menit ke-23 dan Joao Ferrari di menit ke-69.
Kedua tim saling serang sejak peluit pertama dibunyikan wasit. Namun, Persik lebih dulu tertinggal. Gawang mereka dibobol pemain Bali United, Boris Kopitovic di menit ke-23.
Namun, Persik dengan sigap mampu menyamakan kedudukan lewat gol Jose Enrique Rodriguez di menit ke-29 memanfaatkan kesalahan back pass pemain belakang Bali United Kadek Arel.
Bahkan Jose Enrique Rodriguez kembali sukses memanfaatkan blunder kiper Bali United, untuk mencetak gol keduanya di menit 40 sehingga skor menjadi 2-1. Persik makin unggul setelah Adrian Luna berhasil menjebol gawang Bali United di menit ke-45+2. Hingga babak pertama usai, skor keduanya adalah 3-1.
Memasuki babak kedua, tempo permainan makin meningkat. Bali United yang ketinggalan gol jauh mengubah pola permainan. Bali United makin agresif dengan menurunkan Jens Raven dimainkan di menit ke-59. Langkah itu dinilai positif, dan erbukti Joao Ferrari berhasil membobol gawang Persik Kediri di menit ke-69. Skor menjadi 3-2.
Persik bermain bertahan mencegah gawang kebobolan lagi. Hingga akhir pertandingan usai, skor keduanya masih sama yakni 3-2. Dengan hasil kemenangan ini, Persik Kediri berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 22 poin dan Bali United di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 28 poin.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengaku senang dengan kemenangan ini, apalagi setelah dua laga sebelumnya Persik Kediri tidak beruntung sehingga kalah.
Ia juga menambahkan, Persik mengakui agak kesulitan, namun dengan pola permainan dan komunikasi akhirnya berhasil mencetak gol dan mengamankan tiga poin. “Para pemain juga pantas untuk memenangkan laga ini,” kata pelatih Marcos.
Menanggapi keputusan memainkan tiga pemain Spanyol di lini tengah, Marcos menjelaskan bahwa ia sangat percaya pada kualitas, pengalaman, dan pemahaman permainan terhadap mereka. kalah
“Kami memainkan, Imanol Garcia, Adrian Luna dan Jon Toral karena kami tahu kualitas mereka. Mereka pemain yang cerdas, berpengalaman, dan tahu bagaimana cara menang. Mereka juga sangat cocok dengan strategi permainan yang saya inginkan,” ujar Marcos, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Ia juga memuji kontribusi Adrian Luna dalam membangun serangan serta berharap sang pemain bisa kembali mencetak gol di laga-laga berikutnya. “Saya senang Adrian Luna mencetak gol pertamanya. Saya harap dia bisa mencetak tiga atau empat gol lagi, di laga-laga selanjutnya,” kata dia.
Sementara itu, Pelatih Bali United Johnny Jansen mengaku kecewa dengan hasil pertandingan ini. Para pemain sudah bermain baik di awal-awal pertandingan, namun karena ada kesalahan dimanfaatkan lawan sehingga kemasukan gol.
Ia juga mengaku di babak kedua para pemain berusaha untuk bangkit. Dirinya kecewa karena gagal meraih tiga poin di kandang Persik Kediri.
“Babak kedua kami berusaha untuk bangkit kembali, tapi tidak bisa menang di sini, padahal itu target kami. Tentunya merasa kecewa dengan hasil ini,” kata pelatih Johnny Jansen. yes
























