Pelatih dan Pemain Berharap Soekarno Cup Gulirkan Kompetisi Usia Muda

TIM Banteng Jabar foto bersama sebelum melakoni laga Liga Kampung Soekarno Cup 2025. Foto: IST
TIM Banteng Jabar foto bersama sebelum melakoni laga Liga Kampung Soekarno Cup 2025. Foto: IST

GIANYAR-Dukungan terhadap penyelenggaraan Liga Kampung Soekarno Cup U-17 yang digelar DPP PDIP, mendapat apresiasi dari pelatih dan para pemain. Mereka berharap turnamen ini rutin bergulir, dan menambah kategori pertandingan anak-anak usia10, U-14, maupun U-15. Harapan itu disampaikan pelatih dan pemain dari Banteng Jawa Barat (Jabar) dan Banteng Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelatih Kepala Banteng Jabar, Budiyanto, mengatakan, digulirkannya Liga Kampung Soekarno Cup merupakan suatu terobosan yang sangat penting dalam dunia sepakbola di Indonesia. Apalagi Liga Soekarno Cup ini levelnya nasional. “Kami harapkan ada jenjang di bawahnya juga, misalnya jenjang U-14 atau U-15 sebagai persiapan di jenjang U-17,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Budiyanto menyampaikan, pemain di usia 17 tahun merupakan masa-masa emasnya. Harus ada kompetisi sebagai wadah bagi pemain. Di usia ini mereka berprestasi sebagai lompatan untuk melangkah ke profesional sebagai pemain di Liga. Bergulirnya Liga Kampung Soekarno Cup ini, katanya lagi, sebagai motivasi pemain-pemain yang sebelumnya belum bisa mengikuti kompetisi berskala nasional seperti Piala Suratin maupun yang lainya.

“Liga Soekarno Cup bisa menjadi motivasi pemain karena diberi kesempatan dan ikut kompetisi berskala nasional. Sebab, tidak semua anak-anak usai dini bisa ikut berlaga di kompetisi nasional. Liga Kampung Soekarno Cup mengoptimalkan pemain-pemain usia dini yang tidak bisa ikut di Piala Soeratin misalnya, atau kompetisi-kompetisi nasional lainya,” terangnya.

Harapan serupa juga disampaikan Pelatih Kepala Banteng Sulsel, Anugrah Agung Rosiam. Dia mengapresiasi digelarnya Liga Kampung Soekarno Cup ini. Menurutnya, liga untuk anak-anak usia U-17 sangat diperlukan untuk kemajuan sepakbola Indonesia. Sebab, melalui kompetisi-kompetisi, kemampuan pemain anak-anak usia dini bisa terasah. “Semoga tahun-tahun ke depan tidak saja untuk U-17, tapi juga ada jenjang usia di bawahnya,” cetusnya.

Kapten Tim Banteng Jabar, Kartika Seleksen; dan Kapten Tim Banteng Sulsel, Wahyu, juga memiliki harapan yang sama. Mereka pun sangat berharap Liga Kampung Soekarno Cup tiap tahun diadakan. Selain itu, Liga Kampung Soekarno Cup tidak hanya fokus terhadap pemain usia 17, juga digulirkan liga untuk usia dini lainnya.

 “Harapan kami sebagai pemain bola ada jenjang kompetisi, sehingga ada jenjang yang pasti terhadap pembinaan sepakbola. Kami bangga bisa ikut kompetisi ini,” ujar Kartika Seleksen.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses