Kemenpora Seleksi Insan Olahraga Penerima Beasiswa Bidang Keolahragaan

MENTERI Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Rapat tersebut membahas evaluasi kinerja Kemenpora tahun anggaran 2025, rencana kerja strategis tahun anggaran 2026 serta kesiapan pelaksanaan kegiatan dan anggaran tahun 2026. foto: ist

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyeleksi insan olahraga untuk menerima Program Beasiswa Bidang Keolahragaan melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Kami ingin memastikan para atlet terbaik Indonesia punya kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri mereka melalui jalur pendidikan,” tulis Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melalui akun media sosial resminya, Sabtu (31/1/2026).

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, program beasiswa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto ini akan diberikan kepada para atlet yang aktif, mantan atlet berprestasi, dan tenaga keolahragaan. Penerima beasiswa adalah mereka yang hendak melanjutkan pendidikan ke tingkat magister (S2) dan doktor (S3).

Menpora mengajak insan olahraga yang memenuhi persyaratan untuk menerima beasiswa tersebut agar bisa mendaftarkan diri. ”Kehadiran program itu merupakan bagian dari usaha kementerian yang dipimpinnya agar para atlet yang sudah berjuang untuk Indonesia bisa hidup layak setelah tidak lagi aktif menjadi atlet,” kata Erick seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.

Pendaftaran beasiswa telah dibuka sejak 2 Januari dan akan berlangsung hingga 5 Februari, mencakup pendaftaran akun Sitenor, pembaharuan data, unggahan dokumen surat pengantar pada akun Sitenor.

Kemudian akan dilanjutkan dengan periode pengajuan rekomendasi beasiswa bidang keolahragaan kepada Kemenpora pada 26 Januari hingga 6 Februari. Kemenpora akan mengumumkan hasil rekomendasi terkait penerima beasiswa pada 9 Februari.

Sebelumnya, Menpora mengemukakan bahwa pihaknya mendapatkan alokasi beasiswa bidang keolahragaan bagi 100 orang. Dia mengatakan bahwa pihaknya juga tengah memperjuangkan agar beasiswa tidak hanya disalurkan untuk program S2 dan S3 namun juga untuk program Sarjana (S1).

Perubahan kebijakan beasiswa atlet itu, kata dia, juga telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto yang menunjukkan bahwa pemerintah saat ini memberikan perhatian yang tinggi terhadap kesejahteraan para atlet yang mengharumkan nama bangsa lewat olahraga. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses