Bekas Rumjab Camat Abang Jadi Penampung Sampah

  • Whatsapp
BANGUNAN bekas rumah jabatan Camat Abang di Dusun Abang Kelod, Desa/Kecamatan Abang saat ini dalam kondisi tidak terurus. Foto: ist
BANGUNAN bekas rumah jabatan Camat Abang di Dusun Abang Kelod, Desa/Kecamatan Abang saat ini dalam kondisi tidak terurus. Foto: ist

KARANGASEM – Bangunan bekas rumah jabatan (Rumjab) Camat Abang di Dusun Abang Kelod, Desa/Kecamatan Abang saat ini dalam kondisi tidak terurus. Saking lamanya tidak ada yang merawat, plus banyaknya sampah bertebaran, bangunan berukuran lumayan besar itu lebih mirip tempat buang sampah liar.

Salah seorang warga Abang, Ketut Kembar, berkisah, ketika tahun 1990-an siapapun yang menjadi Camat Abang aktif tinggal di rumah jabatan itu, pun bergaul akrab dengan warga sekitar. “Dulu kebanyakan Camat yang bertugas di sini suka olahraga, makanya sering ikut sepak bola kala waktu sore, berbaur dengan warga,” tuturnya, Minggu (7/11/2021).

Bacaan Lainnya

Dia melanjutkan, pada era itu akses transportasi tidak seperti sekarang. Karena kendaraan jarang ada, makanya pejabat dikondisikan tinggal di rumah jabatan supaya tersebut tidak pergi-pulang dengan kondisi jarak jauh. Sekarang karena kendaraan sudah banyak, jarak seakan tidak jadi halangan untuk ditempuh dengan kendaraan. “Mungkin itu salah satu pertimbangan makanya rumah jabatan tidak diterapkan lagi kepada pejabat Camat. Sekarang rumah itu tidak terurus, berantakan,” cetus Kembar.

Ketika Gunung Agung erupsi pada tahun 2017 lalu, sambungnya, rumah jabatan Camat itu digunakan untuk penampungan sumbangan yang hendak didistribusikan ke pengungsi. Setelah itu, sekitar tahun 2019, juga dimanfaatkan Dinas Pemadam Kebakaran sebagai pos jaga di kawasan Kecamatan Abang. Sekarang masih ada sisa-sisa bahan logistik seperti beras, minuman kemasan puluhan kardus, juga ada pampers.

Baca juga :  Serapan Anggaran Rp24,7 Miliar, Warga Gianyar Optimal Manfaatkan Kesehatan Gratis

“Yang saya kasihan itu berasnya banyak di salah satu ruangan dengan kemasan karung. Saya tidak tahu siapa yang menangani, karena saya dekat di sini beberapa waktu lalu ada yang membuang beberapa barang-barangnya. Karena sudah berbau busuk, makanya saya bakar,” tandasnya. nad

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.