POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun, mengukuhkan Majelis Kebudayaan Bali (MKB) Kabupaten Gianyar periode 2025-2030, Rabu (18/2/2026) di Balai Budaya Gianyar. Keberadaan MKB Kabupaten Gianyar menjadi sangat strategis sebagai wadah koordinasi, penguatan, serta pelestarian nilai-nilai budaya Bali yang adi luhung.
Wakil Bupati Mayun mengucapkan selamat dan sukses atas dikukuhkannya Majelis Kebudayaan Bali Kabupaten Gianyar. Pun diharap dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan baik dan penuh tanggung jawab, khususnya dalam pelestarian, pengembangan, dan pembinaan kebudayaan Bali di Kabupaten Gianyar. “Majelis ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kelembagaan, tapi menjadi motor penggerak dalam menjaga jati diri budaya Bali, di tengah dinamika globalisasi dan perkembangan zaman,” ujarnya.
Lebih lanjut dia menguraikan, tantangan yang dihadapi saat ini tidak ringan. Arus modernisasi, digitalisasi, serta perubahan sosial menuntut untuk bijak dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian dan inovasi. Kebudayaan bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga fondasi masa depan. Jika budaya kuat, maka karakter masyarakat juga akan kuat.
Menurutnya, Gianyar harus tetap menjadi pusat peradaban seni dan budaya yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mendunia. Seluruh pengurus yang dikukuhkan diminta agar senantiasa menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah, desa adat, dan seluruh pemangku kepentingan. Kedua, menjadi garda terdepan dalam pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan Bali secara berkelanjutan. “Ketiga, mendorong generasi muda untuk mencintai, mempelajari, dan melestarikan warisan budaya leluhur,” pintanya.
Pemkab Gianyar, sambungnya, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Caranya melalui kebijakan, regulasi, serta penganggaran yang berpihak pada penguatan identitas budaya daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, menyampaikan, susunan kepengurusan MKB Kabupaten Gianyar dalam struktur tersebut, Ida Bhagawan Blebar Puri Gianyar dan Prof. Dr. I Made Bandem, M.A ditetapkan sebagai Penasihat, Prof. Dr. I Wayan Dibya, SST. sebagai Koordinator, serta Kepala Dinas Kebudayaan Gianyar sebagai Sekretaris. “Selain itu, terdapat Pengurus Harian, 10 komisi, dan koordinator perkecamatan yang akan menunjang kelembagaan MKB Kabupaten Gianyar,” tandasnya. adi kampungbet























