Tekan Stunting, Posyandu Gianyar Salurkan Susu kepada 115 Balita

PENDISTRIBUSIAN susu bagi balita sasaran stunting. Foto: ist
PENDISTRIBUSIAN susu bagi balita sasaran stunting. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Mendukung percepatan penurunan stunting serta optimalisasi pemanfaatan belanja daerah yang diarahkan untuk intervensi gizi spesifik, Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Gianyar mendistribusikan susu bagi balita sasaran stunting, Rabu, (25/2/2026).

Ketua TP Posyandu dan Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan dalam pengentasan stunting. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu ditujukan untuk meningkatkan status gizi, serta mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.

Bacaan Lainnya

“Pendistribusian susu ini mengacu hasil pemeriksaan serta rekomendasi dokter ahli gizi, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak,” ujarnya Wakil Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Gianyar ini.

Adnyani Mahayastra menambahkan, pada tahap pertama, bantuan disalurkan kepada 115 balita sasaran stunting di beberapa desa, yaitu Desa Singakerta di Kecamatan Ubud, Desa Puhu dan Desa Kelusa di Kecamatan Payangan, Desa Taro dan Desa Kedisan di Kecamatan Tegallalang, serta Desa Pejeng Kaja dan Desa Manukaya di Kecamatan Tampaksiring. Seluruh penerima bantuan melalui pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan memerlukan intervensi gizi tambahan berupa susu selama enam bulan.

Lebih jauh dia mengapresiasi capaian penurunan angka stunting secara nasional dengan berhasil meraih predikat terbaik kedua. Dengan tren penurunan yang positif hingga mencapai 4,5%, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari perangkat daerah terkait, kader PKK, hingga kader Posyandu di seluruh wilayah.

Peran Posyandu dinilai sangat penting, khususnya dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, melalui pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, serta pemberian edukasi gizi bagi bayi, balita, dan ibu hamil. “Karena itu, peran aktif kader Posyandu dan kader PKK diharap terus diperkuat, guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan penanganan stunting,” tegasnya.

Dia berharap pendistribusian susu tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi balita dengan baik, sehingga mampu mendukung pertumbuhan yang sehat dan optimal. Pun berkontribusi pada percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Gianyar. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses