TABANAN – Tiga prajurit berprestasi yang mengikuti Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I TA 2022 menerima penghargaan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pangdam IX/Udayana yang diwakili Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Sachono, S.E., M.Si., M.Tr(Han.).
Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan saat upacara penutupan Dikmata TNI AD Gelombang I TA 2022 dan pengambilan sumpah prajurit terhadap 246 orang prajurit dengan pangkat prajurit dua (prada). Acara ini berlangsung di Lapangan Chandradimuka Rindam IX/Udayana, Kediri, Tabanan, Selasa (27/9/2022).
Ketiga prajurit berprestasi itu, di antaranya Prada Kamel Umbu Tamu, yang meraih prestasi tertinggi di bidang tri pola dasar pendidikan, juga bidang pengetahuan dan keterampilan. Dia merupakan putra dari Yohanis Panda Huki dengan Sofia Tefa, yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta di Kupang, NTT.
Berikutnya, Prada I Gede Rio Saputra, yang meraih prestasi tertinggi bidang sikap dan perilaku. Dia adalah anak dari Nyoman Jelun dengan Ketut Ari Sustini, yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta di Karangasem.
Satu lagi, Prada Deni Ardiansah, meraih prestasi tertinggi bidang jasmani militer. Dia adalah anak dari Muliadi dengan Mahisah, yang kesehariannya sebagai buruh angkut pasir di Karangasem.
Kasdam saat membacakan amanat Pangdam mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit, karena telah menyelesaikan Dikmata TNI AD dengan baik. Untuk selanjutnya akan menempuh pendidikan lanjutan, sesuai kecabangan masing-masing.
Kasdam mengatakan, dengan telah dilantik menjadi prajurit TNI AD, tentu juga mengubah status yang selama ini sebagai warga masyarakat umum biasa, menjadi seorang prajurit TNI. Prajurit TNI mempunyai tugas mulia, yaitu menjaga, menegakkan, dan mempertahankan kedaulatan NKRI.
“Kepada seluruh prajurit agar selalu menghayati, mengamalkan, dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam sapta marga, sumpah prajurit, dan delapan wajib TNI secara baik dan benar,” tegas Brigjen TNI Sachono.
Dalam upacara penutupan tersebut, selain acara pokok juga ada acara tambahan berupa demonstrasi kemampuan yang dimiliki prajurit siswa. Di antaranya bongkar pasang senjata, bela diri militer, simulasi halang rintang, mountaineering, dan sparko. gap























