Bawaslu-BNNK Gianyar Perkuat Sinergi Wujudkan Demokrasi Sehat Juga Bebas Narkoba

KETUA Bawaslu dan Kepala BNN Gianyar menunjukkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bawaslu Kabupaten Gianyar dan BNN Kabupaten Gianyar. Foto: ist
KETUA Bawaslu dan Kepala BNN Gianyar menunjukkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bawaslu Kabupaten Gianyar dan BNN Kabupaten Gianyar. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, GIANYAR – Komitmen membangun demokrasi yang berintegritas dan masyarakat yang bebas dari narkoba, diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bawaslu Kabupaten Gianyar dan BNN Kabupaten Gianyar, Rabu (18/2/2026), di Kantor Bawaslu Gianyar. Penandatanganan dilakukan Kepala BNNK Gianyar, Sudirman; bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan, disaksikan jajaran kedua lembaga.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun masyarakat yang sehat, sadar hukum, dan berkarakter demokratis. PKS tersebut mencakup kolaborasi dalam bidang sosialisasi, edukasi, pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga pertukaran informasi yang relevan dengan penguatan integritas aparatur maupun masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sudirman mengatakan, persoalan narkoba tidak bisa ditangani secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk lembaga pengawas pemilu, guna menciptakan lingkungan sosial yang bersih dan berintegritas. Dia mendaku mengapresiasi inisiasi kerja sama ini. “Pencegahan narkoba dan penguatan integritas memiliki irisan yang sangat kuat. Demokrasi yang sehat hanya dapat tumbuh di tengah masyarakat yang bersih dari narkoba, dan memiliki kesadaran hukum yang baik,” ujarnya.

Dia menguraikan, BNNK Gianyar akan melibatkan Bawaslu dalam berbagai kegiatan sosialisasi dan penyuluhan, baik di lingkungan masyarakat, sekolah, maupun komunitas. Langkah ini diharap mampu memperluas jejaring, serta memperkuat dampak program pencegahan narkoba di Kabupaten Gianyar.

I Wayan Hartawan juga menyambut baik terjalinnya kolaborasi tersebut. dia menegaskan, pengawasan pemilu tidak hanya sebatas tahapan teknis, tetapi juga menyangkut pembangunan fondasi demokrasi yang berkelanjutan. Kerja sama ini merupakan komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem sosial yang sehat dan berintegritas. “Pendidikan demokrasi dan pencegahan narkoba memiliki tujuan yang sama, yakni membangun karakter masyarakat yang bertanggung jawab serta sadar akan hak dan kewajibannya,” urainya.

Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci memperkuat ketahanan sosial dan kualitas demokrasi di Gianyar. Hartawan berharap implementasi kerja sama ini tidak berhenti pada seremoni, tapi diwujudkan melalui program konkret yang menyentuh langsung masyarakat.

Melalui PKS ini, Bawaslu dan BNNK Gianyar menunjukkan komitmen menghadirkan pengawasan partisipatif yang ditopang masyarakat sehat secara fisik dan mental. Sinergi tersebut diharapkan mampu mewujudkan Gianyar bebas narkoba, berdaya saing, serta memiliki budaya demokrasi yang kuat dan bermartabat. adi kampungbet

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses