Semua Atlet Pelatnas PBSI Negatif COVID-19

  • Whatsapp
DOKUMEN- Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti meraih gelar juara All England 2020 setelah mengalahkan pasangan unggulan ketiga asal Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 21-15, 17-21, 21-8 di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3/2020).

JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memastikan seluruh atlet yang berada di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, negatif COVID-19 setelah menjalani masa isolasi mandiri selama kurang lebih 14 hari serta melakukan rapid test.

“Dari hasil rapid test, semua atlet negatif COVID-19, termasuk tim All England yang pulang dari Birmingham, Inggris dua minggu lalu. Hari ini, tim All England sudah menyelesaikan masa isolasi mandiri mereka, tapi tetap harus melakukan social distancing,” kata Sekjen PBSI Achmad Budiharto di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Bacaan Lainnya

Mulai hari ini, sambung dia, atlet-atlet yang tergabung di tim All England itu juga sudah tidak dipisahkan secara khusus dengan atlet lainnya. Tim kesehatan PBSI pun sudah memastikan semua dalam kondisi baik.

“Sekarang tim All England tidak dipisahkan lagi secara khusus. Kalau sebelumnya makanan mereka harus diantar ke kamar masing-masing, sekarang sudah bisa makan di ruang makan seperti atlet yang lain,” ujar Budi, seperti dikutip dari antaranews.

Dia menuturkan saat ini Pelatnas PBSI juga sedang masa libur hingga 12 April 2020 sehingga atlet-atlet dibebaskan pulang ke rumah masing-masing atau tetap berada di Cipayung.

Baca juga :  Kadisdikpora Bali : Penugasan Daring dan TV Jangan Tubrukan

“Mereka sudah diberi pilihan untuk tetap berada di Cipayung atau pulang ke rumah masing-masing. Sebagian besar memilih untuk tetap di Cipayung. Pelatnas sedang libur sampai 12 April 2020, dan 13 April 2020 sudah mulai latihan rutin lagi,” tutur Budi.

Meski demikian, dia mengingatkan walaupun hasil rapid test negatif, seluruh atlet harus tetap menjaga kondisi tubuh, menjaga kebersihan, menjaga jarak serta rutin minum vitamin mengingat wabah COVID-19 atau virus corona belum mereda.

Mengenai kondisi Kepala Pelatih Tunggal Putra Hendry Saputra Ho yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan, dia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Hendry masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pelni.

“Hasil rapid test Hendry menyatakan negatif COVID-19. Dia juga sudah melakukan swab test dan kami masih menunggu hasilnya. Saat ini, dia menjalani beberapa tes kesehatan untuk memastikan bahwa dia bebas dari penyakit-penyakit yang bisa melemahkan kondisinya,” ungkap Budi. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.