Pilkada Disepakati Desember 2020, Ini yang Dikejar KPU di Bali

  • Whatsapp
KETUA KPU Bali, I Dewa Agung Lidartawan, saat memantau kegiatan donor darah di KPU Denpasar, beberapa waktu lalu. Foto: Ist
KETUA KPU Bali, I Dewa Agung Lidartawan, saat memantau kegiatan donor darah di KPU Denpasar, beberapa waktu lalu. Foto: Ist

DENPASAR – Dari tiga opsi yang dirancang sebelumnya, Komisi II DPR RI bersama Mendagri, KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP akhirnya sepakat Pilkada Serentak 2020 dijalankan pada 9 Desember 2020, Selasa (14/4/2020) lalu. Meski ada klausul bahwa tetap dibuka peluang penundaan selambat-lambatnya sampai 2021 jika pandemi Covid-19 belum selesai, jajaran KPU di Bali tetap mengejar penyelesaian daftar pemilih sementara (DPS). “Saya minta rekan-rekan KPU kabupaten/kota yang pilkada menyelesaikan itu terkait ada cut off (penghentian) penggunaan anggaran oleh KPU RI,” sebut Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Lidartawan, Rabu (15/4/2020).

Lebih jauh diutarakan, harus monitoring KPU Bali ke KPU kabupaten/kota menemukan jajarannya belum selesai memetakan jumlah pemilih ke TPS. Makanya dia menarget mereka membereskan itu, karena pemetaan jumlah pemilih itu akan berimbas kepada jumlah TPS yang harus dibuat. Dia juga menginstruksikan untuk berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil di masing-masing kabupaten/kota. Yang ditelusuri adalah data berapa jumlah penduduk yang akan berusia 17 tahun pada 9 Desember 2020 mendatang, karena mereka berarti sudah punya hak pilih.

Baca juga :  Kapolda Bali Sumbang 100 Baju APD ke RS Bali Mandara

“Misalnya dapat lima ribu orang, kemudian dibagi 800 (asumsi pemilih di satu TPS), berarti sejumlah itu harus disiapkan TPS tambahan dibanding data pemilih saat pemilu kemarin,” urainya.

Ikhwal KPU jajarannya terbilang lambat menyelesaikan, Lidartawan menyebut hal itu sebagai konsekuensi komisioner dan staf bekerja dari rumah akibat kebijakan pemerintah untuk penjarakan sosial dan fisik. Pengumpulan data tidak bisa dilakukan dengan cepat, karena koordinasi mengandalkan jaringan media sosial. “Itulah kenapa kami di KPU Bali melakukan monitoring, sehingga kekurangan seperti itu bisa segera diketahui dan diselesaikan,” imbuhnya. hen

banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 banner 728x250 SMK BALI DEWATA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.