Piala Soeratin: Bermain dengan 9 Pemain, Bali Ditaklukkan Kaltim Secara Dramatis

  • Whatsapp
Skuat Perseden U-17 Denpasar yang mewakili Bali pada ajang Piala Soeratin 2020.

MALANG – Bermain dengan 9 pemain dalam durasi 2 X 40 menit, skuat Bali U-17 yang diwakili Perseden Denpasar akhirnya menyerah kalah setelah ditaklukkan Kalimantan Timur (Kaltim) 0-1 secara dramatis pada laga kedua penyisihan putaran final Piala Soeratin 2020 Grup F, Kamis (13/2/2020). Betapa tidak, pada laga di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur itu, gawang Bali baru kebobolan saat pertandingan tersisa satu menit menjelang peluit panjang.

Awalnya kedua tim sama-sama bermain dengan 10 pemain setelah melewati paruh waktu 40 menit pertama. Tepatnya di menit 74, Wasit Ahmad Romadhon dari Kabupaten Blitar mengeluarkan dua pemain yang berseteru, Alfian Rizky Herlambang (Bali U-17) dan Bintang Dwi Pramudya (Kaltim U-17).

Bacaan Lainnya

Tapi enam menit berselang (menit 80), Bali U-17 terpaksa bermain dengan 9 pemain setelah giliran Kadek Priadana diusir wasit karena terkena dua akumulasi kartu kuning. Bukan hanya dua pemain, asisten pelatih Bali U-17, Roy juga diusir wasit (kartu merah) karena melakukan protes keras.

Meski kehilangan keseimbangan, anak-anak Bali masih sanggup memberikan perlawanan sengit. Sayangnya, satu menit jelang bubar, gawang Bali yang dijaga kiper Dwiki Indra Cahyadi akhirnya dibobol penyerang Kaltim, Rohip sekaligus menghantarkan timnya meraih kemenangan 1-0 sekaligus memastikan diri lolos ke babak 16 besar.

Baca juga :  Siswa SMP/MTs di Denpasar Lulus 100 Persen

Di sisi lain, tim Bali U-17 masih berpeluang mendampingi Kaltim lolos ke babak 16 besar, dengan catatan mampu mengalahkan DKI Jakarta pada laga terakhirnya, Sabtu (15/2/2020) besok. Sementara laga hasl laga lainnya di grup yang sama, skuat Kalimantan Utara (Kaltara) yang dikalahkan Bali 1-2, secara mengejutkan mampu menjungkalkan DKI dengan skor 4-2.

Mengometari kekalahan timnya, Manajer Tim Bali U-17, Bripka I Gusti Lanang Rai Buyana Putra, menyayangkan para pemainnya terpancing dengan permanan keras yang diperagakan Kaltim. ”Secara umum anak-anak tampil sudah sangat maksimal, tapi sayang terpancing gaya permainan keras lawan sehingga tidak bisa mengendalikan emosi hingga berbuntut dua kartu merah itu,” ujar pria yang akrab disapa Lanang Rai ini.

Bagaimana persiapan menghadapi DKI pada laga hidup mati perebutan tiket 16 besar? ”Pastinya kita akan evaluasi dulu dengan tim pelatih. Masih ada waktu sehari untuk mempersiapkan diri, termasuk menyiapkan dua pemain pengganti untuk mengisi posisi Alfian dan Kadek Priadana yang dipastikan tidak bisa turun akibat kartu merah,” kata Lanang Rai. (yes)

KLASEMEN SEMENTARA GRUP F

1.Kaltim 2 2 0 0 (3-1) 6
2.Kaltara 2 1 0 1 (5-4) 3
3.Bali 2 1 0 1 (2-2) 3
4.DKI 2 0 0 2 (3-6) 0

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.