Perseden ”Hattrick” Juara Liga 3 Bali, Jaya Negara Bangga Local Boy Ternyata Hebat

PARA pemain dan ofisial tim Perseden Denpasar foto bersama dengan Wali Kota Jaya Negara (depan ketiga dari kanan) didampingi Ketua Umum KONI Denpasar, Ida Bagus Tony Astawa (kedua dari kanan) dan Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana. Perseden tampil sebagai juara Liga 3 Rayon Bali 2022, setelah mengalahkan Singaraja ZFP lewat drama penalti, di Stadion Yoga Perkanthi Jimbaran, Badung, Minggu (18/9/2022). foto: ist

MANGUPURA – Perseden Denpasar tampil sebagai juara Liga 3 Rayon Bali Bali tiga kali beruntun alias hattrick (2019, 2021 dan 2022) setelah di final mengatasi perlawanan gigih Singaraja Zone Fair Play (ZFP) dengan skor 6-5 lewat drama penalti, di Stadion Yoga Perkanthi Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (18/9/2022).

Kedua tim harus menjalani drama penalti, karena pertandingan yang dipimpin Wasit Anak Agung Putu Atma Putera dari Kabupaten Badung berakhir tanpa gol hingga waktu normal 2 X 45 menit plus babak tambahan waktu 2 X 15 menit.

Bacaan Lainnya

Adu kiper berlangsung sangat menegangkan bagi kedua tim. Betapa tidak, dalam 5 kesempatan pertama berakhir sama kuat 4-4 karena 1 agojo dari masing-masing kedua tim gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Diawali kegagalan Andry Dwi Saputra sebagai penendang kedua Singaraja ZFP, dimana tembakannya melenceng di atas mistar kiper Perseden Dewa Gede Agung Sandiantara. Hal sama juga dilakukan penyerang Ronaldo Cevan Atilla sebagai penendang ketiga Perseden, setelah tendangannya melebar tipis di sisi kiri gawang Singaraja ZPF yang dijaga kiper Annas Nur Fadillah.

Sementara empat ekeskutor Perseden lainnya masing-masing; Made Dwi Arya Sukawidana, Ketut Andre Wahyu Wibisana, Ketut Ukir Candra Wijaya, dan I Wayan Rival Adi Prastama sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Pun empat penendang Singaraja ZFP berhasil menunaikan tugasnya. Mereka yakni Ivanco Delano, Angga Febri Pradana, Aprian Prasetya, dan Kennedy Raga Setya Suprapto.

Baca juga :  Meski Ditengah Pandemi, Pemkot Denpasar Realisasikan 9 Unit Bantuan Bedah Rumah

Dalam kedudukan 4-4 itu, kedua tim harus menambah algojonya sampai ada yang gagal. Penendang keenam Perseden, Vincensius Billy Muliantara sukses gol, yang diikuti penendang keenam Singaraja ZFP Moh Arif.

Penendang ketujuh Perseden Kadek Lanang Agus Surya Artayana juga sukses menjalankan tugasnya. Tapi penendangg ketujuh Singaraja ZFP, Roi Issyafiq yang terbebani akhirnya gagal setelah tembakannya melebar jauh di sisi kiri gawang Perseden.

Begitu penendang ketujuh Singaraja gagal, para pemain Perseden termasuk yang berada di ben sudah berhamburan masuk lapangan melakukan selebrasi. Kegagalan eksekusi yang dilakukan Roi menandai kemenangan Laskar Catur Muka muda dengan skor 6-5 sekaligus mengunci gelar juara Liga 3 Bali 2022.

Ini menjadi gelar ketiga Perseden secara beruntun setelah dua edisi sebelumnya 2019 dan 2021. Tahun 2020 tidak dilangsungkan karena pandemi covid-19.

Gelar ketiga Perseden ini tentunya sangat istimewa, karena awak Perseden bermaterikan para pemain muda kelahiran 2002 yang notabene dipersiapkan Askot PSSI Denpasar menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2022, November mendatang.

Itu makanya, Perseden tidak dibebani target muluk-muluk pada Liga 3 Bali tahun. Tetapi tim yang didandani Pelatih Made Pasek Alit ini dengan Manajer Tim Made Diatmika, tetap akan berusaha tampil maksimal pada setiap pertandingan yang dilakoni. Dan hasilnya memag luar biasa.

Dari 7 laga yang dilakoni hingga ke tangga juara, Perseden mencatat dua kekalahan atas Singaraja ZFP (0-1 di penyisihan grup A) dan kalah melawan PSAD Udayana (0-1 di babak 6 besar grup Y).

Baca juga :  Lansia Rentan Terpapar Hoaks dan Kejahatan Digital

”Kami bangga, karena dengan materi local boy yang masih sangat muda-juara dari hasil pembinaan, ternyata hebat bisa membawa Perseden juara, pastinya memberi kebangaan kepada masyarakat pecinta sepakbola Denpasar,” ucap Wali Kota Denpasar, IGN. Jaya Negara yang menjadi suporter instimewa skuad Perseden pada laga final tersebut.

Saat memberi pengarahan kepada tim usai final mendebarkan itu, Jaya Negara juga memberi bonus Rp 10 juta, juga bonus dari KONI Denpasar yang langsung diserahkan ketuanya Ida Bagus Tony Astawa.

”Jangan dilihat jumlahnya, tetapi ini bentuk perhatian pemerintah terhadap perjuangan anak-anak,” kata Jaya Negara, didampingi Ketua Umum KONI Denpasar, Ida Bagus Tony Astawa dan Kabag Humas Protokol Pemkot Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Usai laga final tersebut, juga dilakukan penyerahan tropi juara kepada skuad Perseden yang diserahkan Ketua Umum Asprov PSSI Denpasar, Ketut Suardana. Sementara piala Singaraja ZFP sebagai runner up, diserahkan Wali Kota Jaya Negara. Juara 3 diraih PSAD Udayana setelah pada laga sehari sebelumnya mengalahkan PS Badung dengan skor 2-1.

Hadir juga pada laga pamungkas Liga 3 Bali ini sejumlah Exco Asprov PSSI Bali dan panitia seperti, Sekretaris Umum Dewa Teges, Wayan Artanayasa, dan Anom Jaksa Saputra. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.