Percepat Penanganan Pandemi Covid-19, Ini yang Dilakukan Undiksha

  • Whatsapp
REKTOR Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel M.Pd. foto: ist

BULELENG – Berbagai langkah dan kebijakan strategis dilakukan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, dalam upayanya membantu pemerintah untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Bali.

“Kami siap memberikan dukungan, bisa saja berupa sarana prasarana yang saat ini dibutuhkan Pemkab Buleleng, seperti halnya gedung hotel atau asrama untuk karantina, atau jika pemerintah memerlukan kajian-kajian akademis terkait penanganan Covid-19, Undiksha juga siap membantu,” kata Rektor Undiksha Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., Rabu (29/4/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Jampel, Undikhsa memiliki asrama dan hotel untuk digunakan sebagai tempat karantina kalau memang diperlukan. Selain itu, Undiksha juga memiliki sumber daya manusia (SDM) yang paham terhadap masalah-masalah kesehatan.

“Semua potensi kami bisa digunakan untuk mendukung upaya-upaya pemerintah agar secepatnya kita bisa menghentikan penyebaran Covid-19 di Buleleng. Bahkan jika dibutuhkan untuk Bali, kita akan siapkan,” ujarnya, seperti dilansir dari antaranews. “Dengan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pemerintah daerah dalam melakukan penanganan,” katanya.

Perkuliahan dan ujian secara online atau daring itu dilaksanakan dengan mekanisme yang tidak terlalu menuntut dan menekan mahasiswa. “Ini dilakukan agar mahasiswa tidak stres, jika mereka stres bisa saja berpengaruh terhadap ketahanan tubuh mereka dan dengan mudah bisa terkena paparan Covid-19. Itu akan berdampak juga untuk kita,” katanya.

Baca juga :  Serahkan Bantuan APD, Gibran Ngaku dapat Pesan Khusus Gubernur Jateng

Selanjutnya Jampel merinci sejumlah kegiatan yang sudah dilakukan seperti; 1). Refocusing program dan anggaran tahun 2020 untuk penanganan pandemic covid-19 (pemotongan langsung oleh Kemendikbud sebesar Rp 2.1 Miliar) dan Realokasi anggaran sebesar Rp 1,2 Miliar (sementara) untuk paket data mahasiswa.

2). Pengalokasian bantuan paket data kepada mahasiswa untuk pembelajaran daring dari bulan Maret – Mei (akan diperpanjang sesuai dengan kebijakan pemerintah dan situasi pandemic Covid-19). 3). Pemberian sumbangan Alat Pelindung Diri (APD) dan Handsanitizer terhadap Tim Gugus Kendali Covid-19 Kabupaten Buleleng, seharga 122 juta.

4). Pemberian sumbangan masker sebanyak 2.000 pcs dan handsanitizer 24 jerigen terhadap masyarakat muslim bekerjasama dengan Kodim Buleleng, yang dipusatklan di Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada.
5). Pemberian sumbangan masker sebanyak 2.000 buah kepada para pedagang di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Buleleng.

6). Penyemprotan setiap 2 minggu di lingkungan dan gedung kampus Undiksha (5 lokasi, termasuk sekolah laboratorium). 7). Pengadaan masker sebanyak 1.500 buah untuk pegawai di lingkungan Undiksha (disediakan di Humas Undiksha).

8). Pemberian bantuan kepada Relawan peduli petani Bali untuk pembelian hasil para petani, sebesar Rp 25 juta. 9). Pemberian bantuan sembako kepada mahasiswa rantau yang dikoordinasikan oleh WR3.

10). Membentuk satgas Covid 19 yang bertugas preventif penyakit, pemantauan wilayah. 11). Sosialisasi Informasi mengenai Penyakit Covid19 dan cara pencegahannya. 12). Monitoring dan update data ke civitas situasi kasus di daerah berdasarkan data dari satgas covid kabupaten dan provinsi.

Baca juga :  Tanam Pohon Jadi Penanda Penutupan Masa Kampanye, Ngurah Ambara Tak Hadir

13). Mensosialisasikan Nomor Hotline Satgas Covid Provinsi dan RS Rujukan Covid-19. 14). Menyiapkan mahasiswa Semester 4 Fakultas Kedokteran sebagai Relawan Tim Medis Siaga Covid-19.

Sementara sejumlah kegiatan berikutnya yang segera dilakukan yakni; pemberian bantuan sembako kepada semua Cleaning Service di lingkungan Undiksha sebanyak 128 paket seharga Rp100.000 perpaket.

Juga pengadaan media cuci tangan portable sebanyak 6 buah yang akan disumbangkan kepada Pemda Buleleng untuk ditempatkan di public area. ”Kegiatan lainnya akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 serta kebijakan pemerintah kedepannya,” pungkas Jampel. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.