Penyelewengan Dana, Kejari Klungkung Geledah Bumdes Kertha Jaya dan Kantor Perbekel Besan

  • Whatsapp
TIM Penyidik Kejaksaan Negeri Klungkung saat menggeledah kantor Badan Usaha Milik Desa Kertha Jaya Desa Besan, dan kantor Desa Besan, Kecamatan Dawan, Rabu (17/11/2021). Foto: ist

KLUNGKUNG – Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung dipimpin Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Bintarno, menggeledah kantor Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kertha Jaya Desa Besan, dan kantor Desa Besan, Kecamatan Dawan, Rabu (17/11/2021).

Tim Penyidik menemukan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan penyalahgunaan atau penyelewengan dana Bumdes Kertha Jaya Desa Besan. Dokumen itu terdiri dari berkas keuangan, buku rekening Bumdes, dan beberapa dokumen lain terkait perkara yang sedang disidik.

Bacaan Lainnya

“Penyidikan terhadap penyalahgunaan dana Bumdes Besan ini berawal dari laporan masyarakat, ada dugaan penyelewengan atau penyalahgunaan dana,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Klungkung, W. Erfandy Kurnia Rachman, kepada awak media usai penggeledahan.

Dia menguraikan, Kejari Klungkung menindaklanjuti laporan tersebut dengan penyelidikan tanggal 20 September lalu. Kejari minta keterangan 15 orang dengan hasil ditemukan bukti permulaan cukup adanya perbuatan tindak pidana. Karena itu penyelidikan ditingkatkan ke tahap penyidikan tanggal 29 Oktober, bersamaan dengan adanya penetapan tersangka IKN selaku Bendahara Bumdes Kertha Jaya.

IKN dijerat Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 3 Jo. Pasal 18 UU Nomor 31/1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Baca juga :  Haruskah Bayi Pakai Masker Kain untuk Hindari Covid-19?

Tersangka, sebutnya, diduga menyelewengkan dana Bumdes dengan cara membuat kredit fiktif simpan-pinjam, tidak menyetorkan dana pembayaran pinjaman yang dititipkan oleh debitur, dan tidak menyetorkan uang hasil usaha toko Bumdes Kertha Jaya.

Uang itu justru digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka, dan merugikan keuangan negara, dalam hal ini Bumdes Kertha Jaya Desa Besan, senilai Rp650 juta. baw

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.