Optimalkan Penanganan Covid-19 di Denpasar, Rai Mantra Minta GTPP Harus Tetap Semangat

  • Whatsapp
WALIKOTA Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin rapat evaluasi penanganan covid-19 di Kota Denpasar, di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (13/8/2020). foto: ist

DENPASAR – Guna terus mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara memimpin langsung rapat evaluasi penanganan covid-19 di Kota Denpasar yang dilaksanakan melalui Teleconference, Kamis (13/8/2020) di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Walikota Rai Mantra dalam arahannya meminta agar seluruh anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, baik di tingkat Kota sampai Desa dan Kelurahan serta Desa Adat untuk tetap semangat dan fokus didalam penanganan dan pencegahan covid 19.

Keselamatan warga baik di lingkungan masing-masing maupun keluarga agar terus bisa ditingatkan di wilayah nya masing-masing terutama kesadaran untuk hidup sehat dan selalu mengikuti protokol kesehatan, agar angka-angka penularan bisa terus menurun di kecamatan, desa maupun kelurahan di Denpasar.

Baca juga :  Tingkatkan SDM Desa Wisata, Dispar Lobar Gelar Pelatihan Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Diharapkan juga para anggota gugus tugas agar terus focus dalam penanganan penyebaran covid-19 ini, Menurutnya penyebaran kali ini lebih berat, karena disebabkan persentase penyebaran masih banyak yang belum diketahui sumber penularannya.

Hal ini dilihat dari warna peta resiko penyebaran yang terus berubah-rubah. Dimana warna peta ini akan menunjukkan tingkat kesadaran dari wilayah masing-masing. Jika peta wilayah berwarna hijau berarti kesadaran masyarakat sudah semakin baik akan kesehatan.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, masih banyak permasalahan yang timbul disebabkan klaster-klaster yang belum jelas sumber penularannya. Untuk itu saat ini yang memegang peranan penting yakni di tingkat keluarga dan lingkungan. Dengan adanya kesepakatan di tingkat banjar yang sudah ada, agar itu dijadikan sebuah kekuatan didalam penanganan covid 19.

Baca juga :  Bali Bersiap Terima Wisatawan Domestik, Ini yang Dilakukan Gubernur Koster

“Saya juga mengharapkan kepada masyarakat khususnya umat Hindu yang sebentar lagi akan merayakan hari suci Galungan dan Kuningan nanti agar tetap waspada didalam melaksanakan upacara suci ini biar tetap mengikuti Protokol Kesehatan, supaya tidak terjadi penambahan penularan agi. Dan masing-masing banjar yang sudah memiliki kesepakatan di wilayahnya agar bisa menjalankan peraturan protokol kesehatan dalam menyambut hari suci Galungan dan Kuningan. Untuk itu diharapkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat didalam menyambut hari suci ini,” ungkapnya.

Rai Mantra juga menambahkan, karena klaster kali ini banyak berasal dari keluarga, pihaknya akan meminta ibu-ibu PKK yakni Ketua PKK Kecamatan, Desa, Kelurahan dan kader-kader posyandu serta jumantik dengan bantuan puskesmas supaya berperan aktif secara terukur melakukan edukasi, sosialisasi pembinaan secara terjadwal. Empat unsur memiliki peranan penting dalam memutus rantai penyebaran covid di tingkat keluarga. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.