Menanti Perppu, KPU Tetap Jalankan Tahapan Pilkada

  • Whatsapp
WAYAN Arsajaya (kanan). Foto:ist
WAYAN Arsajaya (kanan). Foto:ist

DENPASAR – Adanya kesepakatan KPU dan pemerintah untuk menunda Pilkada Serentak 2020 akibat Covid-19 tidak bisa diprediksi kapan selesai, tidak membuat gerak kerja KPU di Bali yang bersiap melaksanakan pilkada otomatis berhenti. Kegiatan penyusunan produk hukum, sosialisasi melalui website dan media sosial tetap berlangsung. “Sementara semua tetap berjalan seperti biasa, sampai ada keputusan resmi pemerintah berupa perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang),” kata Ketua KPU Denpasar, Wayan Arsajaya, Selasa (31/3/2020).

Meski KPU Bali merilis surat edaran untuk komisioner agar bekerja dari rumah, Arsajaya tetap ngantor. Ternyata dia mesti menandatangani sejumlah dokumen terkait pilkada. Juga persiapan pembayaran honorarium bulan Maret untuk PPK dan sekretariat PPK. Selain itu dia menyimak teleconference jajaran komisioner yang dipandu anggota KPU Bali, AA Raka Nakula. Namun, karena staf nyaris semua libur, kantor KPU Denpasar yang jamaknya ramai lalu-lalang orang jadi terlihat sepi.

Bacaan Lainnya

Disinggung apakah Pilkada Denpasar resmi ditangguhkan akibat Covid-19, dia menolak berkomentar. Menurutnya, untuk bisa memastikan apakah pilkada ditunda atau tidak harus melihat pijakan hukumnya dulu. Karena penyelenggaraan pilkada memakai landasan undang-undang, maka yang bisa menganulir itu adalah undang-undang atau perppu. Sejauh Presiden belum mengeluarkan perppu menyangkut pilkada, selama itu pula KPU berpandangan kerja dan tanggung jawab untuk pilkada harus dijalankan.

Baca juga :  Denpasar Tambah Pasien Sembuh 18 Orang, Positif Covid-19 Bertambah 30 Kasus

Sesuai edaran KPU Nomor 11 tahun 2020 tanggal 30 Maret 2020, terangnya, dia dan komsioner lain tetap melaksanakan kegiatan tahapan dengan pola bekerja dari tempat tinggal, yang diperpanjang sampai dengan 21 April 2020. Menyesuaikan keadaan atau status kedaruratan di Kota Denpasar, untuk pimpinan dan pejabat fungsional akan tetap ke kantor ketika dibutuhkan. “Yang pasti untuk kegiatan di kantor akan mengikuti protokol pencegahan Covid-19 dengan penyemprotan disinfektan pagi dan sore di ruangan, meja, kursi, dan peralatan lain. Kami juga menyediakan hand sanitizer dan sabun untuk cuci tangan, serta menjaga jarak,” urainya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.