“Megibung” KPU Denpasar untuk Perkuat Hubungan Antarlembaga

KETUA KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya (dua kiri), bersama undangan saat menikmati hidangan lawar dalam megibung di aula KPU Denpasar, Rabu (11/1/2023). Foto: ist
KETUA KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya (dua kiri), bersama undangan saat menikmati hidangan lawar dalam megibung di aula KPU Denpasar, Rabu (11/1/2023). Foto: ist

DENPASAR – Jika sebelumnya KPU Bali menggelar ngelawar bareng untuk menguatkan hubungan dengan para parpol, KPU Denpasar memilih jalan megibung (makan bareng) bersama stakeholder terkait, Rabu (11/1/2023). Karena tujuannya untuk memperkuat hubungan antarlembaga, yang diundang yakni Bawaslu Denpasar, Kesbangpol Denpasar, Kodim 1611/Badung dan Polresta Denpasar.

KPU menyediakan belasan tempat makan beralas meja kecil selebar 50 x 50 cm di aula di lantai tiga kantor. Di atas meja disajikan nasi dengan ditemani makanan lawar daging, sate, dan lawar daun belimbing. Setiap meja diisi antara lima sampai enam orang, yang merupakan gabungan dari para komisioner atau staf KPU dan Bawaslu, Kodim, dan Polresta. Peserta baru mulai makan bersama secara lesehan setelah ada aba-aba.

Bacaan Lainnya

Menurut Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsajaya, megibung dipilih sebagai media komunikasi untuk penguatan dan kebersamaan kelembagaan dalam menyongsong Pemilu 2024. Acara sengaja dikemas secara informal dengan acara utama megibung.

Megibung adalah tradisi kuno yang ada di Bali dan masih terpelihara di bagian timur. Sebagaimana praktiknya, filosofi megibung ini adalah mendekatkan antarpeserta untuk membangun keselarasan. Dalam hal ini untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang lancar, aman, tertib dan sukses jelas KPU tidak bisa sendiri, dibutuhkan sinergi dan kebersamaan,” papar Arsajaya.

Baca juga :  LPM Legian Gencarkan Razia Perut Lapar

Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, mengapresiasi pola komunikasi KPU Denpasar dengan memakai pendekatan kearifan lokal. “Kegiatan informal semacam ini kan tidak mewah, tapi dampak positifnya sangat besar. Pola komunikasi seperti ini perlu lebih gencar dilakukan rekan-rekan di kabupaten/kota, untuk lebih menguatkan koordinasi kita bersama para stakeholder,” tuturnya yang turut megibung di meja terdepan.

Kasdim 1611/Badung, Letkol Inf. Pedro, mengaku makan bersama secara lesehan ala Bali ini adalah pengalaman baru baginya. Bagi perwira menengah yang pernah bertugas keliling Indonesia dan hampir setahun di Bali ini, megibung dirasa penting untuk menjaga sinergitas dengan penyelenggara pemilu.

“Tadi Pak kasat Intel Polresta juga mengapresiasi kegiatan ini, terutama karena membawa tradisimegibung untuk melancarkan pola koordinasi dan komunikasi persiapan pelaksanaan tahapan Pemilu 2024,” tandas Arsajaya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.