Kabar Gembira, 10 Pasien Corona di Bali Dinyatakan Sembuh

  • Whatsapp
KASATGAS Penanggulangan Covid-19 yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra. Foto: ib alit
KASATGAS Penanggulangan Covid-19 yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra. Foto: ib alit

DENPASAR – Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali kembali mengumumkan kabar gembira. 10 pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 sembuh.

“Jadi sebelumnya ada empat orang yang sembuh, kemudian ditambah hari ini (kemarin-red) enam orang, sehingga total pasien yang sembuh sebanyak 10 orang. Delapan orang WNI dan dua orang WNA,” kata Kasatgas Penanggulangan Covid-19 yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Rabu (1/4/2020).

Bacaan Lainnya

Sedangkan untuk komulatif pasien yang positif Covid-19 hingga Rabu kemarin sebanyak 25 orang. “Hari ini (kemarin-red) ada penambahan kasus positif enam orang yang merupakan imported case, datang dari luar Bali, bukan dari luar negeri. Sehingga komulatif yang positif sebanyak 25 orang,” jelasnya.

Menurutnya, dari enam orang yang dinyatakan positif Rabu kemarin, dua diantaranya juga dinyatakan sembuh. Dijelaskannya, pengumuman kesembuhan yang berbarengan dengan positif tersebut, disebabkan oleh tes yang dilakukan di lab rujukan di Jakarta, sehingga membutuhkan waktu untuk menunggu hasilnya. “Jadi begitu datang hasil tes dari Jakarta, dua pasien ini sudah sembuh dan telah dua kali dilakukan tes yang hasilnya negatif keduanya,” jelasnya.

Baca juga :  Berkas Perkara Korupsi Hihab Pariwisata Buleleng Dilimpahkan, Dari Kejari Buleleng ke Pengadilan Tipikor Denpasar

Ditambahkannya, prosedur untuk menyatakan positif tersebut harus dilakukan rujukan ke lab yang ditunjuk pemerintah pusat. “Jika pasien itu negatif, maka pengumumannya cukup hanya di daerah. Namun jika positif, maka SWAB-nya harus dibawa ke lab rujukan untuk dites lagi. Inilah yang menyatakan positif atau tidak. Kendatipun kita punya lab di RS Sanglah, tapi hanya mengumumkan yang negatif saja. Tapi kalau positif, harus dibawa ke Jakarta lagi, sehingga membutuhkan waktu lama,” terangnya.

Sementara itu, terkait komulatif jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Bali, Dewa Indra menyebutkan bahwa hingga Rabu kemarin jumlahnya mencapai 157 orang. “Ada tambahan dua orang,” sebutnya. Dari jumlah PDP tersebut, telah keluar hasil sampel sebanyak 136 orang. 111 orang negatif, 25 positif, dua orang meninggal dunia, dan sembuh sebanyak 10 orang. alt

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.