Investor Slovakia Berminat Olah Sampah di Gianyar

  • Whatsapp
RAPAT kerja Komisi 4 DPRD Gianyar dengan perwakilan unit kerja Pemkab dan Eliska Sirotkova dari investor Princeston Slovakia, di DPRD Gianyar.
RAPAT kerja Komisi 4 DPRD Gianyar dengan perwakilan unit kerja Pemkab dan Eliska Sirotkova dari investor Princeston Slovakia, di DPRD Gianyar.

GIANYAR – Investor asal Republik Slovakia menawarkan kerjasama pengolahan sampah di TPA Temesi Gianyar. Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi 4 DPRD Gianyar dengan sejumlah perwakilan unit kerja Pemkab dan Eliska Sirotkova dari investor Princeston Slovakia, di DPRD Gianyar, Kamis (27/2/2020).

Eliska memaparkan, Princeston hanya membutuhkan lahan sekitar lima hektar untuk unit mesin olah sampah di TPA Temesi. Dalam olah sampah ini, Pemkab Gianyar tidak mengeluarkan anggaran, kecuali ikut menanamkan modal khusus, di luar penyedian lahan non sewa tersebut.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya, cara kerja mesin bukan membakar sampah, tapi pemanasan dengan suhu 600 sampai 1.200 derajat celcius. Sampah dimasukkan ke dalam tabung kedap udara sehingga proses ini ramah lingkungan.

‘’Pemanasan sampah ini menghasilkan karbon, minyak, pellet untuk listrik, dan gas. Proses ini bisa memakai tenaga otomatis dan semi otomatis. Produk hilir ini nantinya dijual untuk biaya produksi olah sampah,’’ jelasnya.

Dijelaskannya, mesinnya mampu mengolah sampah lama dan baru. Areal yang dibutuhkan untuk casis mesin bervariasi mulai 100 m x 50 m. 7,5 m x 4 m x 2 m, dan ukuran penuh 3-5 hektar. Kapasitas olah sampah 1 sampai 5 ton per jam. Untul 1 ton sampah menghasilkan 1,0 MW setara listrik dan setara panas bumi 1,5 MW. ‘’’Hasil akhir dari olah mesin ini tanpa emisi dan CO2. Pengoperasian mesin ini sudah ada di Republik Slovakia,’’ tegasnya.

Baca juga :  Bupati Suwirta Tinjau Program Hidroponik Masuk KK Miskin

Eliska menambahkan, sesuai pengalaman di negaranya, mesin ini dapat menghasilkan pendapatan 5 juta Euro per tahun dengan produksi 24 jam. Pendapatan ini dari penjualan listrik dan gas serta produk ikutan lainnya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra, menyambut baik minat pihak Princeston untuk bekerjasama olah sampah di Gianyar. Tanpa bermaksud menyangsikan, selama ini tak kurang dari 30 investor menawarkan kerjasama serupa. ‘’Tapi hampir semua investor ujung-ujungnya minta anggaran yang tak kecil,’’ jelasnya.

Diungkapkanya, selama ini Gianyar sangat membutuhkan teknologi olah sampah terbarukan. Karena pengolahan sampah yang intensif berbasis teknologi sangat penting. 011

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.