Ini Cara Bhayangkara Menghadang Corona

  • Whatsapp
BRIMOB Polda Bali saat menyemprot disinfektan di sepanjang Jalan WR Supratman, Denpasar, Jumat (27/3/2020). Foto:Ist
BRIMOB Polda Bali saat menyemprot disinfektan di sepanjang Jalan WR Supratman, Denpasar, Jumat (27/3/2020). Foto:Ist

DALAM sunyi, korps Bhayangkara berupaya ikut andil membantu masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19. Yang terbaru adalah dengan penyemprotan disinfektan oleh korps Brimob Polda Bali, Jumat (27/3/2020) siang dengan rute dari depan Polda Bali sampai markas mereka di Tohpati, Dentim. Sebelumnya penyemprotan disinfektan juga dijalankan jajaran polres di Bali dalam rentang waktu berdekatan.

Dari data yang diperoleh, penyemprotan menggunakan kendaraan water cannon berkapasitas 5.000 liter itu juga dilakukan Polres Karangasem dan Polres Badung pada Kamis (26/3/2020), serta Polres Tabanan pada Jumat (27/3/2020) pagi. Dengan menebar cairan antibakteri dan virus itu di sepanjang jalan, tujuannya memutus penyebaran virus yang mungkin menempel di kendaraan yang parkir di jalan. Sebagai bonus, kendaraan masyarakat yang kebetulan lewat juga kecipratan disinfektan gratis.

Bacaan Lainnya

Selain mengguyur jalanan dengan disinfektan, Brimob juga memberi imbauan lewat pengeras suara untuk masyarakat agar membatasi kegiatan di luar rumah. Juga serius menerapkan distansi sosial atau menjaga jarak personal dengan orang lain, agar memperkecil potensi tertular virus dari orang yang terjangkit. “Kami dari Satbrimobda Polda Bali dan jajaran polres se-Bali berupaya sekuat kemampuan kami meminimalisir penyebaran Covid-19, salah satunya dengan menyemprot disinfektan,” cetus Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Ardiansyah Daulay.

Baca juga :  Desa Adat Renon Tempel Stiker Khusus Rumah Duktang yang Baru Datang, Wajib Isolasi Mandiri 14 Hari

Penyemprotan disinfektan oleh kepolisian memang baru dilakukan di Bali, tapi tidak dengan polda di luar Bali. Polda Metro Jaya sudah melakukan sebelumnya dengan mengerahkan water cannon keliling kota, menyusuri jalan-jalan protokol. Bali belakangan bergerak kemungkinan karena sejak awal pekan disibukkan agenda konsolidasi dengan semua pemangku kepentingan agar tidak ada kerumunan massa saat pangerupukan, Selasa (24/3/2020) lalu. Sebab,di sejumlah titik terdengar nada tidak puas dan tidak terima pawai ogoh-ogoh dibatalkan pemerintah gegara wabah Covid-19.  

Lain Brimob, lain pula yang dijalankan Polsek Denbar pada Selasa (24/3/2020) lalu. Bermodalkan megaphone, Bhabinkamtibmas Desa Padangsambian Klod, Aiptu Made Tamba Yasa, berkoar-koar di sejumlah pasar di desa binaannya. Ditemani Babinsa, juga elemen pemerintah desa dan desa adat, dia menyosialisasikan tentang cara menekan penyebaran virus Covid-19. “Jangan acuh-tak acuh dengan informasi berkembangnya virus Corona hari ini. Kami harap semua elemen masyarakat mendukung dan melaksanakan semua kebijakan pemerintah,” pesannya di areal parkir Pasar Bucu Telu Padangsambian.

Agar masyarakat tidak jadi korban Covid-19, dia mengimbau masyarakat tidak keluar rumah agar tetap sehat. Dia pun minta kerjasama dan bantuan masyarakat atas tanggung jawab pemerintah, dengan tinggal di rumah. Jangan keluar rumah jika tidak ada hal bersifat urgen. “Prinsip kami, biarkan kami yang di luar,” papar bintara tinggi tersebut.

Guru besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, Nyoman Darma Putra, menilai apa yang dilakukan kepolisian tersebut sebagai sesuatu yang sepatutnya dilakukan. Selama ini, sebutnya, banyak masyarakat yang dicekam ketakutan berharap ada penyemprotan disinfektan di lingkungan mereka. Namun, karena keterbatasan biaya dan alasan lain, hal itu tidak diperoleh. Dengan kepolisian turun tangan membantu menyemprot disinfektan meski dalam skala terbatas, sekurang-kurangnya harapan masyarakat sudah diisi oleh polisi.

Baca juga :  30 PMI Desa Bondalem Dites Cepat Covid-19

“Ini sangat membantu memberi efek psikologis untuk menenangkan masyarakat di tengah kecemasan wabah Corona ini. Dengan aksi nyata di jalan seperti ini, selain polisi memang terus bekerja, juga terlihat bekerja oleh masyarakat,” sebutnya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.