Hindari Kerumunan Upacara, Legislator PDIP Fasilitasi Kendaraan Angkut

  • Whatsapp
ANGGOTA DPRD Gianyar, I Nyoman Kandel, menyerahkan bantuan mobil bak terbuka untuk digunakan selama kegiatan keagamaan. Foto: adi
ANGGOTA DPRD Gianyar, I Nyoman Kandel, menyerahkan bantuan mobil bak terbuka untuk digunakan selama kegiatan keagamaan. Foto: adi

GIANYAR – Dengan diterapkannya PPKM, kegiatan masyarakat dibatasi. Namun karena di Bali banyak yang melaksanakan upacara agama yang butuh banyak tenaga, maka terjadi kerumunan. Untuk mengurangi jumlah orang dalam upacara, anggota DPRD Gianyar, I Nyoman Kandel, memfasilitasi kendaraan angkut mobil pikap untuk digunakan selama kegiatan keagamaan. 

Kandel yang ditemui, Kamis (12/8/2021) bercerita memfasilitasi delapan mobil pikap untuk warga yang melaksanakan kegiatan keagamaan di wilayah Payangan. Menurutnya, fasilitas mobil bak terbuka tersebut dapat meminimalisir jumlah warga, sehingga bisa mengurangi kerumunan. Misalnya untuk membawa sarana upakara, jelas akan diperlukan banyak orang.

Bacaan Lainnya

“Tetapi dengan disiapkan kendaraan untuk mengangkut sarana upakara tersebut, tenaga yang dibutuhkan tidak banyak,” terang Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Gianyar ini.

Menurut politisi asal Desa Buahan, Payangan ini, fasilitas mobil bak terbuka sangat efektif mengurangi jumlah warga. Dia juga menyebut siapa saja yang melaksanakan kegiatan keagamaan, terutama yang ada di wilayah Payangan, disilakan memanfaatkan. Selain mobil pikap, anggota Komisi I DPRD Gianyar ini juga mengklaim selalu memberi bantuan sembako untuk warga yang menjalani isolasi mandiri.

Kepada pemerintah yang tugasnya mengatur, melindungi dan mengayomi, dia minta agar tetap memperhatikan masyarakat. Agar imbauan pemerintah dilaksanakan warga, tegasnya, maka kebutuhan warga itu juga harus diperhatikan. Seperti keluarga yang terpapar Covid-19 dan menjalani isoman, maka kewajiban pemerintah memberikan bantuan sembako untuk keluarga tersebut.

Baca juga :  Penertiban di Pos Penyekatan, 139 Kendaraan Mau Masuk Denpasar Dipaksa Putar Balik

Dia mendaku yakin setiap imbauan pemerintah akan ditaati warga, asalkan diberi solusi dan fasilitas. Jika hanya diberi imbauan saja, dia yakin warga akan merasa berat. “Kalau setiap imbauan dibarengi dengan solusi dan difasilitasi, maka semua akan patuh,” sebutnya menandaskan. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.