Gerindra Lobar Setuju Pemilu Sistem Proporsional Tertutup

SEKRETARIS DPC Partai Gerindra Lobar, Nurhidayah. Foto: ist

LOBAR – Aturan pencalonan legislatif pada Pemilu 2024 masih belum dipastikan, karena ada partai yang menginginkan sistem proporsional tertutup seperti galibnya pemilu pada era Orde Baru. Ada pula yang ingin agar pemilu tetap seperti sejak tahun 2009 dengan proporsional terbuka.

Terlepas dari silang pendapat tersebut, DPC Partai Gerindra Lobar menyatakan setuju jika pemilu dilaksanakan dengan sistem proporsional tertutup. “Saya lebih setuju proporsional tertutup, jadi tidak ada orang yang merasa lebih besar dari partai,” ujar Sekretaris DPC Partai Gerindra Lobar, Nurhidayah, Senin (2/1/2023).

Bacaan Lainnya

Bukan tanpa alasan Ketua DPRD Lobar tersebut setuju proporsional tertutup. Menurut dia, dengan proporsional tertutup, loyalitas kader partai bisa diuji dan bahkan tetap terjaga.

Dengan proporsional terbuka, ada orang-orang yang merasa punya uang, menjadi tokoh, dan merasa dapat duduk sebagai anggota Dewan semata-mata karena kemampuan diri, bukan partai.

Lebih jauh dia menyampaikan, sampai sejauh ini, setelah dua periode sebagai anggota DPRD, belum melihat ada satu anggota Dewan yang perolehan suara pribadinya lebih besar dari perolehan partai.

“Jadi, akan terlihat jelas kinerja kader partai dengan sistem proporsional tertutup ini. Rakyat kan tinggal pilih partainya, ini persoalan kepercayaan masyarakat terhadap partai, toh kursi yang duduk hari ini kan mewakili partai juga,” serunya menandaskan. ade

Baca juga :  DPRD Tabanan Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2021

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.