Gelar Pameran Bali Bangkit, Bank BPD Bali Ajak UMKM Gunakan QRIS

  • Whatsapp
IDA Ayu Tri Rasmiwinari; bersama Putri Suastini Koster, saat pembukaan Pameran Bali Bangkit di Atrium Level 21 Mall, Jumat (13/11/2020) malam. Foto: ist
IDA Ayu Tri Rasmiwinari; bersama Putri Suastini Koster, saat pembukaan Pameran Bali Bangkit di Atrium Level 21 Mall, Jumat (13/11/2020) malam. Foto: ist

DENPASAR – Memasarkan produk kerajinan dan UMKM Bali di masa pandemi Covid-19, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, bekerjasama dengan Bank BPD Bali dan balimall.id melaksanakan acara pameran di Atrium Level 21 Mall dari 13-15 November 2020. Pameran Bali Bangkit ini mengajak seluruh pelaku usaha bisa berjualan secara online dan melakukan transaksi memakai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dari Bank BPD Bali.

Pada acara yang dibuka langsung Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, Jumat (13/11) malam, Kepala Bank BPD Bali Cabang Renon, Ida Ayu Tri Rasmiwinari, mengatakan, ada 20 UMKM yang mengikuti Pameran Bali Bangki dan total ada 200 usaha yang telah bergabung dalam pasar daring balimall.id. Keseluruhan pelaku usaha yang tergabung merupakan nasabah dan binaan dari Bank BPD Bali di seluruh Pulau Dewata.

Bacaan Lainnya

Dayu Tri menjelaskan, di setiap acara pameran bersama Dekranasda Provinsi Bali, pihaknya akan selalu menghadirkan perajin dan UMKM pilihan. Kegiatan yang sudah diagendakan ini diharapkan bisa  dilaksanakan setiap bulan, sebagai wujud perhatian pemuh kepada para perajin dan UMKM Bali.

‘’Harapan Bank BPD Bali setelah ada pameran banyak yang mendengar, siapa yang mau ikut bergabung silahkan daftar QRIS-nya ke BPD Bali, baru di-approve oleh balimall.id,’’ jelasnya bahwa semua transakai melalui market place tersebut dilakukan secara daring.

Baca juga :  Suwirta Ajak Masyarakat Konsisten Terapkan Prokes

Seluruh perajin dan UMKM binaan yang tergabung dalam balimall.id ditegaskannya, bertransaksi memakai QRIS Bank BPD Bali. Dengan begitu memberikan banyak kemudahan, selain nilai transaksi langsung masuk ke rekening merchant juga bisa menerima pembayaran dari setiap penyedia Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) lainnya.

Di akhir Pameran Bali Bangkit juga akan diserahkan hadiah penghargaan bagi merchant yang melakukan transaksi menggunakan QRIS Bank BPD Bali terbanyak. ‘’Total transaksi akan muncul nanti, dan dipenutupan kita akan adakan lomba siapa merchant yang melakukan  transaksi terbanyak memakai QRIS Bank BPD Bali. Bukan dalam artian rupiah (total transaksi, red), artinya dia sudah bisa memarketing QRIS-nya Bank BPD Bali sebagai wujud ikut menyosialisasikan gerakan transaksi nontunai,’’ ulasnya.

Ia mengatakan, saat ini untuk terus menggeliatkan perajin dan UMKM, Bank BPD Bali telah menyiapkan kredit KUR Super Mikro. ‘’Untuk perajin rumahan yang perlu permodalan, kita siapkan KUR dengan bunga 6 persen per tahun atau 0,5 persen per bulan menurun,’’ ucapnya.

Pada kesempatan tersebu, Putri Suastini Koster,  mengatakan, kegiatan ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha. Berpotensi menggeliatkan kembali berbagai sektor kerajinan dan UMKM di tengah pandemi Covid-19. Melalui motivasi, pendampingan serta dorongan pemasaran melalui market place untuk terus berkarya dan menjual produknya dengan platform digital.

‘’Dengan upaya ini, diharapkan UMKM akan tetap bergeliat sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian,’’ harap Putri Koster. nan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.