Belasan ODP Dipindahkan ke RS Pratama Giri Emas

  • Whatsapp
ILUSTRASI Covid-19. Foto: net
ILUSTRASI Covid-19. Foto: net

BULELENG – Sebanyak 14 ODP yang akan dipindahkan RS Pratama Giri Emas. Mereka itu dipindahkan bukan karena sakit tapi karena kecenderungan ODP setelah melakukan kontak dengan orang yang masuk dalam kategori PDP Covid-19.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, mengatakan, pemindahan 14 ODP ke RS Pratama Giri Emas masih akan diupayakan dan dinegosiasikan dengan yang bersangkutan beserta keluarga. Jika diizinkan, maka asupan gizi untuk 14 ODP itu akan dijaga di ruangan isolasi RS Pratama Giri Emas, untuk menguatkan imun tubuh. ‘’Kami siapkan asupan gizi yang baik termasuk makanan. Kami juga siapkam ramuan seperti jamu untuk meningkatkan imun tubuh mereka,’’ jelas Suradnyana, Jumat (20/3/2020).

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga Sekda Buleleng, Gede Suyasa menambahkan, untuk persiapan RS Pratama Giri Emas dan penyediaan peralatan termasuk alat pelindung diri (APD) saat ini proses pengadaannya sedang berjalan. Proses pengadaan itu mendapat pendampingan dari Kejari Buleleng.

Untuk anggaran di APBD Induk 2020 sudah ada sebesar Rp3 miliar. Sesuai petunjuk Bupati Buleleng, dana awal di APBD Induk 2020 pencairannya dilakukan step by step. Jadi, tidak bisa dicairkan secara seluruhnya. Pendanaan dilakukan melihat dari sisi kebutuhan yang mendesak sampai penetapan 30 Maret 2020.

Baca juga :  10 Pelanggar Prokes Langsung Didenda, 14 Orang Diberi Pembinaan

‘’Ditambah dengan anggaran dari APBD perubahan yang mendahului. Tinggal menunggu persetujuan dan verifikasi peraturan bupati. Dan, untuk pencairan dilakukan bertahap, sesuai kebutuhan sampai 30 Maret 2020. Ya, karena siaga Covid-19 ditetapkan sampai 30 Maret. Jadi setelah itu tidak boleh memakai dana tak terduga, kecuali memang ada perpanjangan,’’ pungkas Suyasa. 018

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.