Bagus Nomor 1, Sadia Nomor 2

  • Whatsapp
PAKET Bagus mendapat nomor urut 1, dan paket Sadia mendapat nomor urut 2 saat pengundian nomor urut di KPU Bangli, Kamis (24/9/2020).
PAKET Bagus mendapat nomor urut 1, dan paket Sadia mendapat nomor urut 2 saat pengundian nomor urut di KPU Bangli, Kamis (24/9/2020).

BANGLI – Tahapan pengundian nomor urut Pilkada Bangli 2020 dijalankan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, Kamis (24/9/2020). Paslon I Made Subrata-Ngakan Kutha Parwata (Bagus) mendapat nomor urut satu yang dimaknai sebagai angka terbaik, sedangkan paket Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar (Sadia) mendapat nomor urut dua yang dimaknai sebagai angka kemenangan.

Ketua KPU Bangli, I Putu Gede Pertama Pujawan, mengatakan, aturan baru penerapan prokes menyebabkan peserta acara sangat dibatasi. Yang hadir hanya pasangan calon dan satu orang penghubung, sehingga total yang hadir tadi hanya enam orang dari kedua paslon. Proses pengundian dilakukan dengan mengambil langsung secara transparan menggunakan media kayonan.

Bacaan Lainnya

Selain pengundian nomor urut, sambungnya, saat itu juga dilakukan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas penerapan prokes selama tahapan kampanye. Selanjutnya mengecek desain alat peraga kampanye, baik baliho, spanduk maupun pamflet. “Sudah dilakukan koreksi dan saat itu pihak penyedia juga dihadirkan guna menindaklanjuti koreksi tersebut,” urainya.

Untuk kampanye bersama yang menandai  pembukaaan kampanye, sambungnya, akan dilakukan pada Hari Raya Kuningan di Pura Kehen dengan melakukan persembahyangan bersama.

Baca juga :  14 Kios di Pasar Baturiti Terbakar

Made Subrata yang dimintai komentar soal nomor urut 1 berkata, siapa pun mengharap mendapat nomor satu. Sebab, angka satu adalah angka yang terbaik. “Kalau ada nomor satu, ngapain milih nomor dua?” cetus adik Bupati I Made Gianyar yang diusung Partai Golkar dan Nasdem ini.

Mengusung motto menata kota membangun desa, dia berharap peran serta seluruh masyarakat Bangli untuk mewujudkan mau dibuat seperti apa Bangli ke depan secara bersama-sama. Tidak hanya sebatas era baru, dia ingin membuat Bangli unggul. Dalam pandangannya, jargon era baru mempunyai pengertian bias, bisa jelek bisa bagus. “Tapi kalau unggul, tentu akan bagus,” tegasnya.

Menata kota membangun desa, jelasnya, berarti menata Bangli secara keseluruhan, bersama-sama, dengan pola pembangunan berimbang antara desa dan kota. “Ini kebalikan dari program Bupati sebelumnya. Kalau Pak Made Gianyar membangun desa untuk kabupaten, kami secara berkelanjutan menata kota untuk membangun desa. Artinya agar ada keseimbangan pembangunan di Kabupaten Bangli,” urainya.

Sang Nyoman Sedana Arta di kesempatan terpisah menyatakan, nomor urut dua adalah simbol V atau victory yang berarti kemenangan. Nomor dua juga sesuai konsep di Bali adanya rwa bhineda, keseimbangan alam semesta beserta isinya. Konsep filosofisnya, paket Sadia bisa ngayah sekala dan niskala.

Sedana Arta yang diusung koalisi besar PDIP, Demokrat, Gerindra, PKPI dan Hanura ini menyebut visi misi yang diusungnya mengacu visi-misi Gubernur Bali yakni implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Bangli. “Yakni penguatan visi-misi Pak Gubernur dalam rangka ke depan Bali ini menjadi satu tata kelola dan satu gerak sinergitas dalam pembangunan,” lugasnya. 028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.