Akhirnya, KPU Tunda Tahapan Pilkada Serentak

  • Whatsapp
Gede John Darmawan. Foto: gus hendra
Gede John Darmawan. Foto: gus hendra

DENPASAR – Eskalasi kegentingan dari wabah Covid-19 secara nasional akhirnya memaksa KPU RI menelurkan kebijakan untuk menunda tahapan Pilkada Serentak 2020. KPU RI merilis Keputusan No. 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penundaan tahapan Pilkada Serentak, dan Surat Edaran No. 8/2020 tentang pelaksanaan Keputusan KPU No. 170/2020 tersebut. “Senin (23/3) pagi KPU Bali dan KPU kabupaten/kota akan melakukan rapat terkait keputusan ini di KPU Bali,” kata anggota KPU Bali, I Gede John Darmawan, Minggu (22/3/2020).

Agar tidak salah persepsi, John mengingatkan yang ditunda itu adalah tahapan pilkada, bukan pilkada secara keseluruhan. Dalam keputusan KPU RI dimaksud yang ditunda yakni tahapan pelantikan dan masa kerja badan ad hoc, verifikasi faktual calon perseorangan, pencocokkan dan penelitian serta pemutakhiran data pemilih. KPU kabupaten/kota sebagai pelaksana pilkada, jelasnya, mengikuti petunjuk KPU RI sebagai penanggung jawab akhir semua bentuk kegiatan kepemiluan. Dan, kata dia, sejauh ini tanggap pencoblosan pada 23 September 2020 belum ada perubahan.

Bacaan Lainnya

Keputusan KPU RI itu, sambungnya, merupakan bentuk respons untuk mengurangi interaksi sosial dan mengikuti protokol kesehatan mencegah Covid-19. “Sosialisasi kepada masyarakat terkait tahapan pilkada tetap dijalankan dengan cara online (daring) menggunakan media sosial,” lugasnya.

Baca juga :  Masuk Kota Denpasar Wajib Pakai Masker

Agenda rapat bersama KPU kabupaten/kota, tambahnya, untuk membahas penundaan beberapa tahapan itu. Ini dilakukan agar bisa ditindaklanjuti di daerah, karena KPU yang menggelar pilkada harus membuat SK kepada stake holder terkait, PPS, PPK, dan masyarakat. “Karena ini sifatnya keputusan, maka berlaku untuk semua pihak. Jadi SK ditujukan untuk semua,” tandasnya.

Ketua KPU Denpasar, Wayan Arsajaya, mengaku bersyukur sudah menjalankan pelantikan PPS pada Jumat (20/3/2020) lalu, karena tahapan ini termasuk yang ditunda dalam Keputusan KPU RI. Dengan ada penundaan ini, dia menilai sangat sejalan dengan kebijakan pencegahan Covid-19 yang digaungkan pemerintah. Dia menjamin jajaran penyelenggara di Denpasar siap mengikuti semua arahan KPU RI itu. “Yang sudah dijalankan ya disyukuri, ada penundaan beberapa tahapan yang belum dilaksanakan ya juga disyukuri juga. Dengan begini semua bisa fokus pada pencegahan Covid-19, dan bekerja dari rumah saja,” urainya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.