6 Hekar Tanaman Bawang Dirusak Banjir

  • Whatsapp
BANJIR bandang melanda Kintamani yang terjadi belum lama ini merusak belasan hektar lahan pertanian di sekitar Kaldera Gunung Batur. Foto: gia
ILUSTRASI - Banjir bandang melanda Kintamani yang terjadi belum lama ini merusak belasan hektar lahan pertanian di sekitar Kaldera Gunung Batur. Foto: gia

BANGLI – Banjir bandang melanda Kintamani yang terjadi belum lama ini merusak belasan hektar lahan pertanian di sekitar Kaldera Gunung Batur. Khusus tanaman bawang saja mencapai enam hektar. Kerugian para petani ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, Minggu (14/2/2021) banjir bandang dan naiknya volume air Danau Batur, sebagai dampak hujan deras di wilayah Kintamani itu, merusak lahan pertanian di Kaldera Gunung Batur. Selain enam hektar tanaman bawang, luas tanaman holtikultura lain seperti kacang-kacangan, kol, tomat dan jagung yang rusak mencapai 10 hektar. Untuk penanganan dampak bencana tersebut, instansinya mengajukan permohonan bantuan ke Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian. “Untuk tanaman bawang telah kami ajukan, sementara untuk tanaman lainnya masih dikonsultasikan ke Dirjen,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Lokasi yang terdampak banjir tersebut yakni di Desa Songan, Desa Kedisan dan Buahan. Di Desa Songan lahan pertanian rusak diterjang banjir bandang, sedangkan di Desa Kedisan dan Buahan kebanyakan lahan terendam air Danau Batur sebagai dampak naiknya volume air danau. “Sesuai laporan dan pengecekan yang kami lakukan, di tiga desa ini kerusakanya paling parah. Tanaman bawang milik petani rata dengan tanah, habis tersapu banjir,” sebutnya bernada prihatin.

Baca juga :  Generasi Muda Wajib Pahami Indentitas Bangsa

Sebelumnya, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, menyebut bencana tanah longsor dan banjir, selain mengakibatkan fasilitas jalan dan tempat ibadah rusak, juga merusak rumah dan lahan pertanian warga. “Hektaran lahan pertanian di Desa Songan rusak akibat diterjang banjir bandang,” cetusnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.